Ilustrasi (Dok. Pixabay/Hucky)

Solotrust.com - Militer Pakistan melancarkan serangan lintas perbatasan ke wilayah Afghanistan dalam eskalasi terbaru konflik kedua negara, menurut laporan beberapa media internasional.
 
Serangan dilaporkan menargetkan lokasi yang diduga menjadi markas kelompok militan di beberapa wilayah Afghanistan. Islamabad menyebut operasi itu sebagai respons terhadap meningkatnya serangan dari kelompok bersenjata yang beroperasi dari wilayah Afghanistan, termasuk jaringan yang dituding terkait Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP).
 
Menteri Pertahanan Pakistan, bahkan menyebut situasi saat ini sebagai 'perang terbuka' setelah bentrokan di perbatasan semakin intens dalam beberapa pekan terakhir. Pakistan mengklaim operasi militernya berhasil menghancurkan sejumlah basis militan dan menewaskan puluhan pejuang.
 
Sementara itu, pemerintah Taliban Afghanistan mengecam serangan tersebut dan menuduh Pakistan melanggar kedaulatan negara. Otoritas Afghanistan menyatakan sejumlah warga sipil menjadi korban dalam serangan sebelumnya dan memperingatkan akan memberikan 'respons yang sesuai'.
 
Ketegangan antara kedua negara sebenarnya telah berlangsung lama, terutama terkait keamanan di sepanjang perbatasan Durand Line. Pakistan menuduh Taliban Afghanistan gagal menindak kelompok militan anti-Pakistan, sementara Kabul menolak tuduhan itu dan menilai Islamabad menggunakan isu keamanan sebagai dalih operasi militer. 
 
Analis keamanan menilai eskalasi ini berpotensi memperburuk stabilitas kawasan Asia Selatan, mengingat kedua negara memiliki sejarah konflik dan hubungan diplomatik yang rapuh.
 
Adapun hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban secara pasti dari kedua pihak. Komunitas internasional mendesak Pakistan dan Afghanistan menahan diri serta menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi guna mencegah krisis kemanusiaan lebih luas. (Anastasya Zefanya) 
 
*) Berbagai Sumber