Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta menggelar Diskusi Kelompok Terbatas (DKT) di Gedung de LIMA Surakarta, Rabu (21/01/2026). (Foto: Dok. solotrust.com/Elvan)

SOLO, solotrust.com - Dinas Pemadan Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta menggelar Diskusi Kelompok Terbatas (DKT) sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor dalam penanggulangan kebakaran dan kedaruratan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di Gedung de’ LIMA Surakarta dan diikuti sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta, Indradi, A.P. dalam sambutanya menyampaikan Kota Surakarta merupakan wilayah yang dinamis dengan tingkat aktivitas masyarakat tinggi. Kondisi ini ditandai dengan banyaknya gedung bertingkat, kawasan pemukiman padat, serta pusat perbelanjaan yang memiliki potensi dan risiko kebakaran cukup besar.

“Dengan karakter kota seperti Surakarta, diperlukan kesiapsiagaan dan kerja sama yang kuat antarinstansi untuk meminimalkan risiko serta dampak kebakaran,” ujar Indradi.

Ia menegaskan, diskusi kelompok terbatas ini bertujuan membangun koordinasi dan kolaborasi lebih terjaga serta berkualitas antarpemangku kepentingan. Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Damkar tak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Indradi mencontohkan peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selama ini telah membantu suplai air melalui jaringan hidran kota untuk mendukung pemadaman kebakaran. Selain itu, dukungan aparat kepolisian dan relawan juga dinilai sangat penting dalam pengamanan lokasi dan penanganan situasi darurat.

Berdasarkan data kegiatan 2025, Damkar Kota Surakarta mencatat 183 penanganan kebakaran, 1.391 evakuasi non-kebakaran, inspeksi sarana proteksi kebakaran, serta kegiatan edukasi kepada masyarakat. Data tersebut menjadi bahan evaluasi, sekaligus dasar penyusunan program kerja ke depan.

Melalui diskusi ini, Kepala Dinas Pemadam Kota Surakarta, Indradi berharap terbangun edukasi kolektif dan kesepahaman antarinstansi serta elemen masyarakat.

“Harapannya, forum ini mampu menyatukan visi dan misi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran, sejalan dengan arah pembangunan Kota Surakarta” pungkasnya. (Arien Gita Maharani)