Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solo menggelar Solo Literacy Festival 2025 di kompleks balai kota pada 11 hingga 13 September 2025. (Foto: Dok. solotrust.com/Meylina Nur Cahyatri)

SOLO, solotrust.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solo menggelar Solo Literacy Festival 2025 di kompleks balai kota pada 11 hingga 13 September 2025. Mengusung tema Generasi Cerdas Berbudaya Literasi, festival ini menghadirkan beragam kegiatan untuk memperkuat budaya literasi masyarakat Solo.

Rangkaian kegiatan ditawarkan cukup variatif, mulai dari Pameran & Bazaar Buku, Seminar & Diskusi, Solo Membaca Massal, Pembagian 1000 Buku Gratis, Walking Tour, Panggung Pentas Seni & Budaya, Literasi Pop (Buku, Film, Musik, Komedi), Solo Tempo Doeloe, Wahana Flying Fox & Literasi Mitigasi Bencana, hingga Bazar UMKM.

Wali Kota Solo, Respati Ardi dalam sambutannya menekankan kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan indeks pembangunan literasi di wilayahnya.

Di lain sisi, koordinator kegiatan, Rifai, menjelaskan literasi tak terbatas pada membaca dan menulis semata.

“Origami itu literasi, gamelan, wayang juga literasi. Literasi adalah aspek luas yang mengajarkan kecerdasan, budaya, dan keberlanjutan karena kita di Surakarta harus cerdas, berbudaya, dan tentu wajib berliterasi,” ungkapnya, Kamis (11/09/2025).

Sementara itu, Bunda Literasi Kota Solo, Venessa Winastesia yang juga istri Wali Kota Respati Ardi, menyoroti tantangan literasi di era digital. Menurutnya, masyarakat terutama orangtua perlu cermat dalam mengarahkan anak-anak.

“Kita harus menggugah minat baca sejak dini, lalu mengawasi bacaan yang sesuai usia. Literasi digital juga penting agar anak-anak tidak salah dalam mengonsumsi informasi,” ujarnya.

Mengusung semangat kolaborasi dan kreativitas, Solo Literacy Festival 2025 diharapkan mampu menumbuhkan budaya membaca, sekaligus menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari identitas Kota Solo.

*) Reporter: Masheda Raihan Pramudya/Meylina Nur Cahyatri