Wali Kota Solo, Respati Ardi saat diwawancarai wartawan di kompleks balai kota
SOLO, solotrust.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka seleksi ulang untuk mengisi jabatan chief executive officer (CEO) Taman Balekambang. Hal ini dilakukan usai lima kandidat pada seleksi pertama tak lolos ambang batas (passing grade) yang ditetapkan panitia seleksi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Murtono mengungkapkan, sebelumnya, pemkot telah membuka lowongan secara umum sejak 8 Desember hingga 13 Desember 2025. Adapun dari seratus pendaftar, lima di antaranya lolos tahap seleksi administrasi, namun harus gugur pada tes wawancara karena tak memenuhi nilai passing grade 75/100.
"Penilaian mulai dari seleksi administrasi, UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan), wawancara, hingga presentasi. Setelah ditotal, tidak ada yang mencapai batas passing grade ditetapkan panitia dari kelima peserta tersebut," kata Budi Murtono, saat ditemui di Balai Kota Solo, Senin (05/12/2025).
Ia menambahkan, proses seleksi telah dilaksanakan secara transparan, terbuka, objektif, akuntabel, dan profesional dengan melibatkan unsur lintas sektor yang netral, termasuk pemerintah, kejaksaan, akademisi, serta praktisi pariwisata.
Proses seleksi meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, uji kompetensi/kelayakan dan kepatutan, paparan rencana bisnis, wawancara dengan panitia seleksi, dan wawancara akhir dengan wali kota. Penilaian mencakup verifikasi dokumen (20 persen), uji kelayakan dan kepatutan (40 persen), serta presentasi dan wawancara (40 persen).
Adapun untuk seleksi yang akan dibuka selanjutnya, pihaknya masih menunggu arahan dari Wali Kota Solo Respati Ardi. Tak dimungkiri, beberapa persyaratan atau passing grade akan diturunkan dari proses seleksi pertama.
"Ini akan dilakukan seleksi ulang. Jadi, nanti kami masih meminta arahan ke bapak wali kota lagi untuk memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat agar bisa ikut dalam seleksi ini," tambah Budi Murtono.
Sementara itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengatakan CEO Taman Balekambang diharapkan bisa meningkatkan daya saing destinasi wisata dan memperkuat layanan publik di Solo. Kriteria calon pemimpin Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) meliputi pendidikan minimal strata satu (S-1), usia 25 hingga 45 tahun saat mendaftar, serta pengalaman minimal tiga tahun dalam pengelolaan destinasi wisata.
"Gaji berkisar Rp15 juta sampai Rp20 juta per bulan. Targetnya, dia bisa membuat Balekambang mandiri, terawat, serta terkonsep dengan baik sehingga diminati masyarakat, termasuk pembiayaan mandiri karena sistemnya nanti BLUD. Harapannya bisa membiayai operasional sendiri tanpa bergantung pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) lagi," beber dia.
Respati Ardi menjelaskan, rentang usia 25 hingga 45 tahun dipilih berdasarkan jurnal Bank Indonesia, memrediksi generasi milenial dan generasi z akan memegang kendali keuangan moneter dalam lima tahun mendatang.
"Justru itulah yang kami persiapkan lebih awal karena moneternya mereka yang pegang," ucapnya. (add)
