Tim Wasev PJO TMMD Reguler ke-126 Tahun 2025 dari Mabes TNI bersama perwakilan dinas terkait di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Kamis (30/10/2025)
KARANGANYAR, solotrust.com - Tim Wasev PJO TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Mabes TNI memberikan apresiasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-126 Tahun 2025 di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Apresiasi ini diberikan lantaran pekerjaan fisik dalam pelaksanaan giat TMMD bisa dikerjakan secara cepat, meski musim hujan,
Pekerjaan fisik yang digarap hingga Kamis (30/10/2025), sudah mencapai 95 persen. TMMD di Desa Bandardawung dilaksanakan mulai 8 Oktober dan akan berakhir 6 November mendatang. Ketua Tim Wasev PJO TMMD Reguler ke-126, Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono, mengatakan pihaknya sudah melakukan cek lapangan terkait pelaksanaan TMMD di Bandardawung.
“Hasilnya sangat memuaskan dan bisa tepat waktu, meskipun cuaca lagi musim hujan. Pelaksanaan TMMD di Desa Bandardawung ini luar biasa karena dengan waktu pendek, cuaca sering hujan, namun pekerjaan bisa dilaksanakan efektif dan tepat waktu. Saat ini sudah 95 persen penyelesaiannya,” ungkapnya.
Giat TMMD di Desa Bandardawung, pembangunan fisik dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satunya pembangunan jalan guna mendukung kegiatan perekonomian masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan sinergitas antara TNI dengan masyarakat dan unsur lainnya juga berjalan baik. Bagaimana mereka saling berkolaborasi, saling membantu, mendukung. Kami berharap ini bisa berjalan berkesinambungan," kata Marsekal Pertama TNI Ignatius Wahyu Anggono.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, menyebut giat TMMD mencakup sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik, antara lain betonisasi jalan dua titik sepanjang total 1.312 meter, pembangunan jembatan, satu titik gorong-gorong, dan dua titik talud jalan.
Sasaran tambahan pipanisasi air dari sumber di Desa Nglebak menuju bak penampungan di Dusun Gamping, Desa Bandardawung sepanjang 2.500 meter. Pipanisasi ini masuk dalam program TNI Manunggal Air serta rehabilitasi dua unit rumah tak layak huni.
Sementara untuk sasaran nonfisik mencakup penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba, penanganan stunting, hingga bela negara dan wawasan kebangsaan. Dandim berharap seluruh pekerjaan fisik bisa selesai tepat waktu. (joe)
