Anggota DPR RI, Andhika Satya Wasistho Pangarso menyerahkan bantuan program CSR BRI berupa sepuluh unit smart TV di MTs Qodiriyah, Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (22/11/2025). (Foto: Dok. solotrust.com/Sigit AF)

DEMAK, solotrust.com - Anggota DPR RI, Andhika Satya Wasistho Pangarso, melakukan kunjungan daerah pemilihan (Dapil) ke MTs Qodiriyah di Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (22/11/2025). Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi sang legislator untuk melihat langsung kebutuhan sekolah, sekaligus menyerahkan bantuan program corporate social responsibility Bank Rakyat Indonesia (CSR BRI) berupa sepuluh unit smart TV.
 
Bantuan diberikan untuk mendukung proses belajar mengajar, terutama dalam meningkatkan metode pembelajaran berbasis teknologi. Menurut Andhika Satya Wasistho Pangarso, dunia pendidikan harus terus berkembang agar mampu menjawab tantangan zaman.
 
“Pendidikan adalah hal sangat fundamental bagi generasi muda Indonesia. Kita harus memastikan sekolah-sekolah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendorong kualitas pembelajaran,” kata anggota DPR RI dari Dapil Demak, Jepara, dan Kudus itu di sela kunjungan.
 
Sementara, Kepala MTs Qodiriyah, Isnaeni Salim, menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyebut smart TV akan menjadi sarana penting bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran lebih interaktif.
 
“Kami berterima kasih atas kepedulian Mas Dewan. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan. Kehadiran smart TV akan memunculkan inovasi pembelajaran dan kreativitas guru secara otomatis,” ungkap Isnaeni Salim.
 
Ia menjelaskan, sebelumnya banyak guru mengajar hanya menggunakan metode konvensional. Setelah supervisi terbaru, sudah terlihat perubahan di mana beberapa guru mulai memanfaatkan smart TV untuk menampilkan materi sejarah, sains, hingga video pembelajaran. 
 
Dengan cara ini, siswa tak lagi hanya menerima penjelasan lisan, namun juga mendapat visualisasi yang membuat mereka lebih mudah memahami materi.
 
“Bagi anak didik, teknologi ini membuat mereka lebih mudah memperoleh pengetahuan. Mereka belajar sambil melihat contoh konkret, sehingga pembelajaran menjadi lebih hidup,” tambah Isnaeni Salim.
 
Bantuan smart TV rencananya akan ditempatkan di berbagai ruang kelas dan ruang kegiatan belajar lainnya. Pihak sekolah menilai fasilitas ini akan meningkatkan kualitas proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), terutama dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum.
 
Guru-guru juga mengaku terbantu karena dapat menampilkan presentasi, video edukatif, simulasi sains, hingga peta digital dalam mata pelajaran IPS. Pembelajaran sebelumnya monoton kini menjadi lebih variatif.
 
Selain membawa dampak langsung bagi pembelajaran, pihak sekolah berharap bantuan ini menjadi awal hubungan lebih erat antara yayasan pendidikan dan wakil rakyat.
 
“Semoga ini menjadi awal sinergi antara yayasan kami dengan legislatif melalui Mas Andhika. Kami berharap kerja sama ini bisa berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada bantuan ini saja,” pungkas Isnaeni Salim.
 
Melalui dukungan fasilitas program CSR dan perhatian dari para pemangku kebijakan, MTs Qodiriyah berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi muda unggul dan berdaya saing tinggi. (Sigit AF)