Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menekankan beberapa poin penting dalam rapat bersama perwakilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Selasa (10/02/2025).

SEMARANG, solotrust.com - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menekankan beberapa poin penting dalam rapat bersama perwakilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Selasa (10/02/2025). Rapat diselenggarakan di Ruang Serbaguna 3 Kantor DPRD Kota Semarang dihadiri beberapa perwakilan BUMD, seperti Bank Jateng, BPR Semarang, Semarang Zoo, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan mitra lainnya.
 
Rapat kali ini membahas program kerja 2026. Salah satunya terkait peningkatan pelayanan serta investasi dana dari para investor, seperti Bank Jateng bekerja sama dengan PIP dan juga pemberian pelatihan terhadap pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mentor tersertifikasi.
 
Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo, menegaskan program kerja dari BUMD di Kota Semarang, khususnya terkait anggaran yang diajukan bisa meningkatkan pendapatan perusahaan dan menggairahkan perputaran ekonomi.
 
 
Seperti Bank Jateng berupaya meningkatkan pembiayaan sektor UMKM dengan pemberian KUR, KUP, dan KPP. Selain itu juga ada penghimpunan dana pemerintah, BUMD maupun swasta. 
 
Tak berbeda jauh dengan Bank Jateng, BPR Semarang juga fokus pada penurunan nonperforming loan (NPL) dengan pendekatan restrukturisasi dan pendampingan usaha. Selain itu juga melalui optimalisasi peran kantor kas dan pemasaran kredit kepemilikan rumah (KPR).
 
DPRD berharap tahun ini program kerja yang sudah dibahas dan diajukan bisa memajukan Kota Semarang menjadi lebih baik, terutama pada perbankan BUMD, wisata daerah serta PDAM.