Lokakarya Desa dan Kelurahan Berprestasi di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (14/01/2026)
BOYOLALI, solotrust.com – Puluhan desa dan kelurahan dari berbagai daerah di Indonesia menerima penghargaan dalam rangkaian Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026. Penghargaan diserahkan pada kegiatan Lokakarya Desa dan Kelurahan Berprestasi digelar di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (14/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Akhmad Wiyagus, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Mantovani, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P Bolombo, serta Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana.
Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Murtono, menyampaikan lokakarya diikuti sekira 250 peserta. Peserta terdiri atas kepala desa dan lurah berprestasi beserta ketua TP PKK desa dan kelurahan terpilih, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) provinsi, serta Dinas PMD kabupaten/kota dari daerah yang menjadi lokasi Desa dan Kelurahan Berprestasi Pemerintahan Desa/Kelurahan Award Tingkat Provinsi 2025.
Dalam kegiatan itu, pemerintah memberikan penghargaan Juara I Tingkat Provinsi Kategori Desa untuk tiga regional. Pada Regional 1, penghargaan diraih Desa Sungai Duo, Desa Setia Bakti, Desa Lubuk Raman Kabupaten, Desa Tanjung Sawit, Desa Piasan, Desa Karanganyar, Desa Limbongan, Desa Trieng Moduro Tunong, Desa Talang Lindung, dan Desa Nilan Indah.
Sementara untuk Regional 2, penghargaan diberikan kepada Desa Darma Saba, Desa Banyuraden, Desa Tembalang, Desa Kaliwedi, Desa Cikawung, dan Desa Sodong. Sementara Regional 3 diraih oleh Desa Padang Jaya, Desa Saotengah, Desa Pao, Desa Wayao, Desa Kapondakan Dua, Desa Ilopono, Desa Sungai Pasir, Desa Lingadan, Desa Latuo, Desa Sepidai, Desa Orobatu, Desa Sanafi, Desa Lanta, Desa Fascodamne, dan Desa Ruar.
Selain kategori desa, penghargaan juga diberikan untuk Juara I Tingkat Provinsi Kategori Kelurahan. Pada Regional 1, penghargaan diterima oleh Kelurahan Koto Tangah, Kelurahan Kedamaian, Kelurahan Bukit Cermin, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kelurahan Sengerang, Kelurahan Perawang, dan Kelurahan Sukamaju.
Regional 2 diraih Kelurahan Purwokinanti, Kelurahan Baler Baleagung, Kelurahan Sunter Agung, Kelurahan Jatirejo, Kelurahan Kaduagung, Kelurahan Cihaeurgeulis, dan Kelurahan Galun. Sementara Regional 3 meliputi Kelurahan Satimpo, Kelurahan Mentaos, Kelurahan Raja Sabrang, Kelurahan Laloeha, Kelurahan Molas, Kelurahan Nyarungkop, Kelurahan Kampung Empat, Kelurahan Baya, Kalurahan Dempe Jaya, Kelurahan Panampu, Kelurahan Pagesangan Barat, dan Kelurahan Rumbalibunga.
Penghargaan lainnya diberikan dalam kategori Partisipasi Aktif dalam Hardesnas 2026 sebagai Desa Berprestasi Binaan Kementerian/Lembaga. Penghargaan ini diraih Desa Sumberdem sebagai Desa Pangan Aman, Desa Bangbang sebagai Desa Konstitusi, Desa Kalisongo sebagai Desa Ruang Bersama Indonesia, Desa Sambirejo sebagai Desa Pemenang Mandaya Awards, serta Desa Betung Barat sebagai Posbankum Desa Teraktif.
Wamendagri Akhmad Wiyagus yang menyerahkan langsung penghargaan menyampaikan Indonesia memiliki 75.266 desa dan 8.496 kelurahan menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik, penguatan demokrasi lokal, serta penggerak pembangunan berbasis potensi wilayah.
Menurutnya, kualitas tata kelola desa dan kelurahan sangat menentukan keberhasilan pembangunan nasional. Desa dan kelurahan berprestasi yang hadir dalam lokakarya ini merupakan bukti nyata kepemimpinan kuat, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Desa tidak lagi diposisikan sebagai objek, tetapi sebagai subjek pembangunan. Kami berharap lokakarya ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Akhmad Wiyagus.
Lokakarya juga diisi dengan pemaparan materi dan diskusi bersama sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Jaksa Agung Muda Reda Mantovani, serta Dirjen Bina Pemerintahan Desa La Ode Ahmad P Bolombo. (jaka)
