Minggu , 29 Maret 2020

Apple Kembangkan Teknologi Satelit untuk Dukung Perangkatnya

22 Desember 2019 02:03 WIB


Markas pesawat ruang angkasa Apple di California (Sumber: The Verge)

Solotrust.com - Sebuah laporan baru dari Bloomberg menyebut Apple telah bekerja dengan teknologi satelit guna mengirimkan data ke perangkat pengguna.

"Proyek ini sejatinya masih dini dan bisa saja ditinggalkan," ungkap Bloomberg, sebagaimana dilansir dari The Verge, Sabtu (21/12/2019).



Belum jelas apa tujuan akhir Apple dengan proyek ini. Tidak diketahui pula apakah perusahaan ingin mengembangkan satelitnya sendiri atau hanya menggunakan data satelit pihak lain.

Dengan teknologi di tangannya, produsen iPhone dapat melakukan sejumlah hal bermanfaat. Teknologi dapat meningkatkan layanan peta dan pelacakan lokasi, atau meningkatkan penerimaan seluler dan jangkauan internet untuk perangkatnya sehingga perusahaan lebih mandiri.

Bloomberg melaporkan, Apple saat ini memiliki sekitar selusin insinyur yang mengerjakan proyek tersebut. Tim ini dikabarkan dipimpin sepasang insinyur luar angkasa, Michael Trela ​​dan John Fenwick. Mereka sebelumnya bekerja untuk Skybox Imaging, sebuah perusahaan pencitraan satelit yang dibeli Google pada 2014silam. Sementara di Google, Trela ​​dan Fenwick mengerjakan satelit dan pesawat ruang angkasa sebelum pindah ke Apple pada 2017.

Laporan ini bersifat sementara, namun Apple jelas bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang menunjukkan minat pada satelit. SpaceX dan Amazon saat ini juga tengah mengerjakan proyek ambisius mereka sendiri, yakni menyediakan jangkauan internet melalui satelit.

Industri satelit memang memiliki masa lalu suram, terbukti dari banyaknya kegagalan seperti dialami Iridium, GlobalStar, dan Teledisc. Ini adalah perusahaan yang mendatangkan banyak dana dan meluncurkan armada satelit pada 1990-an, namun akhirnya gagal mempertahankan diri karena tantangan keuangan dan teknologi.

Pertanyaannya, apakah satelit Apple akan gagal atau tidak, masih harus dilihat. Namun, Bloomberg melaporkan CEO Apple Tim Cook telah tertarik pada proyek tersebut, terlihat ketika perusahaan meningkatkan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan (naik 14 persen pada 2019 menjadi US$16 miliar). (and)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com