Kamis , 4 Juni 2020

Ngeyel Kumpul-kumpul, Arisan Guru di Jember Dibubarkan Polisi

1 April 2020 17:05 WIB


Screenshot video seorang polisi memarahi penyelenggara arisan (Dok. Istimewa)

Solotrust.com - Sebuah peristiwa viral di tengah pandemi virus corona. Di Jember, pada Sabtu (28/03/2020), sekelompok guru dari sebuah sekolah malah menggelar acara arisan. Tak ayal, acara itu pun langsung didatangi sejumlah aparat kepolisian.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial terlihat seorang polisi sangat marah dengan aktivitas para guru itu. Dirinya memarahi salah seorang penyelenggara acara arisan yang menggunakan tenda layaknya sebuah hajatan.



“Kamu kira ini main-main?“ bentak polisi tersebut.

“Kita semua capek Pak! Tahu kamu? Kita nggak pulang ngurusin garda di depan kita ini!” lanjutnya dengan nada marah.

“Kamu macem-macem ngumpulin orang kayak gini! Hah? Orang hajat saja sudah tidak mau, Acara apa ini? Malah enak-enakan pesta kayak gini. Otakmu di mana? Pengen mati sendiri? Mati saja sana. Nggak main-main ini,” semprot polisi tersebut kepada lawan bicaranya.

“Bawa, bawa ke Polres,” seru dia kepada anggotanya.

Video yang menjadi viral di media sosial itu juga turut di-posting ulang Juru Bicara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rahman di akun Twitternya.

“Menegakkan disiplin tidak bisa dengan bujuk rayu karena itu demi kemaslahatan masyarakat, Polri harus tegas,” cuitnya.

Mengutip sebuah sumber, belakangan diketahui video itu merupakan acara arisan guru yang digelar di rumah salah seorang warga Jalan Melati, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.(dd)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com