Minggu , 5 Juli 2020

Hoegeng, Kariadi dan Soegarda Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

20 Juni 2020 14:31 WIB


Kapolri Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso (Dok. Istimewa.YouTube)

SEMARANG, solotrust.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengusulkan tiga nama tokoh besar Indonesia sebagai pahlawan nasional. Ketiganya adalah Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Imam Santoso, dr Kariadi, dan Prof Dr Soegarda Poerbakawatja.

Surat usulan diberikannya gelar pahlawan nasional telah ditandatangani Gubernur Ganjar pada Selasa (16/06/2020). Surat bernomor 464/0009043 tertuju kepada Menteri Sosial.



Dalam surat diterangkan usulan gelar pahlawan nasional berasal dari Kabupaten Purbalingga, Kota Pekalongan, dan Kota Semarang. Setelah dilakukan kajian oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jawa Tengah, ketiganya memenuhi persyaratan yang berlaku.

“Saya sudah setujui, ada tiga yang diusulkan, yakni Pak Hoegeng, dr Kariadi, dan satu lagi Pak Soegarda yang sekarang namanya dipakai untuk museum di Purbalinggga. Sudah saya kirim ke pusat,” kata gubernur Jawa Tengah, usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Jawa Tengah, Jumat (19/06/2020), dilansir dari Portal Resmi Provinsi Jawa Tengah, jatengprov.go.id.

Menurut Ganjar Pranowo, banyak pertimbangan dilakukan untuk pengusulan itu. Semua pertimbangan telah detail dilakukan dari bawah. 

“Itu detail, ada usulan dari masyarakat, ada data yang dilampirkan. Tugas kami memverifikasi saja, apakah semuanya betul dan tidak ada yang terlanggar. Kemudian setelah itu, kami meneruskan ke pusat,” tambahnya.

Selanjutnya, para pengusul gelar pahlawan nasional nantinya akan menindaklanjuti. Karena sudah melalui proses skrining, Kementerian Sosial nantinya menindaklanjuti pengajuan itu.

“Sampai pada Sekmil Presiden yang nanti akan memutuskan terakhir. Kami hanya meneruskan saja,” tutupnya.

Adapun dari surat usulan tersebut diterangkan, ketiga nama itu dinilai layak menyandang gelar pahlawan nasional. Jenderal Hoegeng misalnya, dia dinilai telah berjasa dan mengabdi pada bidang Kepolisian Negara Republik Indonesia (PolriI. Ia juga dinilai sebagai suri teladan dalam sikap jujur, berintegritas, dan anti-KKN. Namanya juga telah dipakai di sejumlah fasilitas publik, seperti stadion di Pekalongan, nama jalan di Jawa Barat, dan nama rumah sakit bhayangkara di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.

Sementara Soegarda Poerbakawatja dinilai telah berjasa dan mengabdi pada bidang pendidikan nasional yang berlangsung hampir sepanjang hidup, melebihi tugas yang diembannya. Nama Soegarda juga sudah dipakai di sebuah museum di Purbalingga.

Adapun Dr Kariadi dinilai telah berjasa dan mengabdi dalam bidang kesehatan masyarakat. Kariadi bahkan ikut serta dalam pertempuran lima hari di Semarang. Namanya juga telah diabadikan sebagai nama rumah sakit di Jawa Tengah.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com