Sabtu , 16 Januari 2021

Situs DPR Sempat Diretas, Diganti Dewan Penghianat Rakyat

08 Oktober 2020 21:35 WIB


Ketua DPR RI Puan Maharani menerima draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) dari pemerintah di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2020). (Foto: dpr.go.id/Geraldi/Man)

Solotrust.com - Ada yang berbeda pada tampilan situs Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (07/10/2020) hingga Kamis (07/10/2020) pagi. Situs wakil rakyat dengan alamat dpr.go.id sempat diretas orang tak dikenal dan berhasil mengubah nomenklatur Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Dewan Penghianat Rakyat.

Peretasan itu pun sempat menjadi perbincangan di media sosial. Di Twitter, banyak akun mencuit tentang kabar tersebut. Seperti akun @Gantiusername21 yang menuliskan situs resmi DPR diretas disertai unggahan video peretasan.



"dpr.go.id official government information center hacked by our people. What does the world say?" cuitnya.

Senada akun @chrsbhng_ juga mengabarkan peretas sudah beraksi dengan membobol situs DPR.

"Done, coba buka situs DPR di kalian bisa nggak? Ternyata hacker sudah beraksi," tulisnya.

Sementara akun @jjstuffy berseloroh pelaku peretasan bisa tetap aman.

"Situs DPR diretas kok gue malah ngakak hahahaha.. Ya ampun be safe ya yang ngeretas," selorohnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, upaya peretasan sudah terjadi sejak Senin (05/10/2020) sore atau pascapengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU Cipta Kerja menjadi Undang-Undang pada rapat paripurna DPR. Sementara pada Kamis siang sekira pukul 11.40 WIB, situs DPR sudah kembali pulih seperti sedia kala. (and)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com