Hard News

Panglima TNI Sidak ke Lokasi Isoter, Warga: Enak Isolasi Terpusat

TNI / Polri

26 Juli 2021 09:21 WIB

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat pemantauan pasien isolasi terpusat yang berlokasi di Rumah Dinas Walikota Semarang.

SEMARANG, solotrust.com-  Dalam tindak lanjut perkembangan lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen. Pol Arief Sulistyanto serta Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito melaksanakan pemantauan pasien isolasi terpusat yang berlokasi di Rumah Dinas Walikota Semarang, Jl. Abdul Rahman Saleh, Ngaliyan Semarang, Minggu (25/07/2021).

Dalam kunjungannya, Panglima TNI  yang menyempatkan diri untuk berdialog serta menyapa para pasien yang menjalani isolasi terpusat dengan menggunakan pengeras suara secara jarak jauh. Beberapa pertanyaan dilontarkan Panglima TNI kepada pasien guna mengetahui situasi maupun pelayanan yang diberikan. Mulai berapa lama menjalani isolasi terpusat, kemaksimalan dalam pemberian obat obatan, bagaimana pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan hingga bagaimana dukungan logistik maupun fasilitas yang disediakan.



“Enak isolasi mandiri atau isolasi terpusat?” tanya Panglima TNI.

Terdengar jawab riuh para pasien dengan mengatakan isolasi terpusat lebih nyaman dibandingkan isolasi mandiri.

 “Kalau isolasi mandiri ketemu anak atau istri takut terpapar. Kita semua mendoakan Bapak/Ibu sekalian lekas sembuh dan bisa beraktivitas kembali dan harus tetap menggunakan masker sebab menggunakan masker 95% melindungi kita dari paparan Covid-19,” ujarnya.

Di tempat yang sama, diungkapkan oleh Panglima TNI kepada media, pelaksanaan kunjungan tersebut merupakan agenda yang dilakukan oleh TNI-Polri maupun BNPB terkait dengan pelaksanaan isolasi terpusat.

Selain itu terkait dengan kasus postif Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi, Panglima mengajak kepada seluruh masyarakat bahu-membahu untuk melawan virus tersebut. Dengan harapan setelah perayaan Hari Raya Idul Adha ini tidak terjadi lonjakan kasus seperti Idul Fitri kemarin.

TNI-Polri memiliki tugas melaksanakan Tracing kontak erat, vaksinasi dan pembagian obat serta menyiapkan tempat isolasi, baik mandiri yang pengawasannya dilakukan oleh Babinsa maupun Babinkamtibnas serta isolasi terpusat. TNI-Polri juga akan membantu pelaksanaan Tracing kontak erat yang dilaksanakan di desa desa dengan harapan setiap adanya konfirmasi kasus aktif dapat segera ditangani.

(wd)