Ilustrasi (Foto: Pixabay/JoshuaWoroniecki)
Solotrust.com - Sejumlah negara mengalami penyesuaian ejaan dan penyebutan dalam Bahasa Indonesia sebagai bagian dari proses pembakuan Bahasa, mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Penyesuaian ini dilakukan untuk memudahkan pelafalan, menyeragamkan penulisan, serta menyesuaikan dengan sistem fonologi Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, nama negara dalam Bahasa Indonesia tak selalu mengikuti ejaan Bahasa Inggris maupun bahasa lokal negara tersebut.
Selain itu, nama negara tercantum dalam dokumen eksonim juga akan digunakan dalam materi pendidik, termasuk buku teks dan berita, media sosial, dan media massa. Dikutip dari dokumen resmi terkait, Senin (19/01/2026) berikut daftarnya, terdapat 194 penyebutan nama-nama negara dunia yang distandarisasi.
Berikut beberapa daftar nama-nama negara (nama singkat) yang ikut dibakukan dalam Bahasa Indonesia dibandingkan nama resminya secara internasional.
- Afghanistan : Afganistan
- Algeria : Aljazair
- Antigua and Barbuda : Antigua dan Barbuda
- Bahamas : Bahama
- Bangladesh : Banglades
- Belgium : Belgia
- Belize : Beliza
- Bhutan : Butan
- Brazil : Brasil
- Brunei Darussalam : Brunei Darusalam
- Cabo Verde : Tanjung Hijau
- Cambodia : Kamboja
- Cameroon : Kamerun
- Canada : Kanada
- Central African Republic : Afrika Tengah
- Chad : Cad
- Chile : Cili
- China : Tiongkok
- Colombia : Kolombia
- Comoros : Komoro
- Congo : Kongo
- Costa Rica : Kosta Rika
- Cote d'Ivoire : Pantai Gading
- Croatia : Kroasia
- Cuba : Kuba
- Cyprus : Siprus
- Czechia : Ceko
- Djibouti : Jibuti
- Dominica : Dominika
- Ecuador : Ekuador
- Egypt : Mesir
- Equatorial Guinea : Ginea Ekuator
- Ethiopia : Etiopia
- Finland : Finlandia
- France : Prancis
- Germany : Jerman
- Ghana : Gana
- Greece : Yunani
- Holy See : Vatikan
- Hungary : Hungaria
- Iceland : Islandia
- Ireland : Irlandia
- Italy : Italia
- Jamaica : Jamaika
- Japan : Jepang
- Jordan : Yordania
- Kazakhstan : Kazakstan
- Kyrgyzstan: Krigistan
- Lesotho : Lesoto
- Liechtenstein: Liktenstin
- Lithunia: Lituania
- Luxembourg: Luksemburg
- Madagascar : Madagaskar
- Maldives : Maladewa
- Mexico : Meksiko
- Micronesia : Mikronesia
- Morocco : Maroko
- Mozambique : Mozambik
- Netherlands : Belanda
- New Zealand : Selandia Baru
- Nicaragua : Nikaragua
- Norway : Norwegia
- Papua New Guinea : Papua Nugini
- Philippines : Filipina
- Poland : Polandia
- Paraguay : Paraguai
- Romania : Rumania
- Rwanda : Ruwanda
- Saudi Arabia : Arab Saudi
- Scychelles : Seisel
- Sierra Leone : Siera Leoni
- Singapore : Singapura
- Slovakia : Slowakia
- Slovenia : Slowenia
- Spain : Spanyol
- Sweden : Swedia
- Switzerland : Swis
- Thailand : Tailan
- Timor-Leste : Timor Leste
- Turkiye : Turki
- Ukraine : Ukraina
- United Arab Emirates : Emirat Arab
- United Kingdom : Inggris
- United States of America: Amerika Serikat
- Uruguay : Uruguai
- Viet Nam : Vietnam
- Yemen : Yaman
Pakar bahasa menilai, perbedaan ejaan nama negara bukan merupakan kesalahan, melainkan bagian dari dinamika penyerapan istilah asing ke dalam Bahasa Indonesia. Pembakuan ini penting untuk menjaga konsistensi penggunaan bahasa di ruang publik, khususnya dalam dokumen negara, pendidikan, dan pemberitaan media massa. (Anastasya Zefanya)
*) Berbagai Sumber
