Sabtu , 4 April 2020

YG Entertainment Respon Protes Fans BLACKPINK

20 Desember 2019 12:22 WIB


BLACKPINK (Dok. YG Entertainment)


Solotrust.com - Fans BLACKPINK atau Blinks melakukan protes kepada YG Entertainment. Mereka menyebut agensi itu kurang mempromosikan grup beranggotakan Jennie, Rosé, Lisa, dan Jisoo tersebut.



YG Entertainment meresponnya dengan sebuah pernyataan, yang diunggah di Twitter YG FAMILY (@ygent_official) pada 16 Desember 2019.

Baca: Fans BLACKPINK Layangkan Protes Keras Kepada YG Entertainment, Begini Tuntutan Mereka

Di awal, YG  mengatakan bahwa mereka mendengar keprihatinan penggemar terhadap BLACKPINK maupun artis YG yang lain.

Kemudian, YG menginformasikan aktivitas BLACKPINK sekarang, termasuk mereka yang sedang bekerja untuk album baru.

"BLACKPINK ada di leg terakhir dari tur dunia 2019-20 mereka, yang terdiri dari 32 konser di empat benua, 23 kota, dengan sekarang berakhir dengan tur dome Jepang. Pada saat yang sama, mereka bekerja keras di studio rekaman untuk album baru mereka," kata YG.

Agensi itu melanjutkan, "Kami menghargai ketertarikan Blinks dan ingin meminta Anda untuk terus mendukung mereka yang tengah mengerjakan album, yang dijadwalkan rilis di awal 2020."

"Kami semua di YG ingin mengucapkan terima kasih yang terdalam kepada para penggemar dan ingin mengambil kesempatan ini untuk berbagi dengan Anda bahwa kami melakukan yang terbaik untuk memberikan BLACKPINK dan Blinks musik terbaik yang ditawarkan YG," tutup YG.

Sebagaimana dilansir dari Billboard, pada 16 Desember 2019, sebuah truk mulai berkeliling di sekitar Seoul dimana YG Entertainment berada. Blinks memutar MV BLACKPINK dan video yang berisi sejumlah permintaan.

Blinks meminta agar pihak YG memberikan BLACKPINK dua kali comeback dalam setahun, merilis proyek solo untuk tiga anggota lain setelah Jennie, memberikan promosi yang layak, dan meminta BLACKPINK berpartisipasi dalam acara penghargaan akhir tahun.

Meski BLACKPINK sangat populer, dengan meledaknya "Kill This Love" pada bulan April, mengadakan tur dunia dan munculnya mereka di Coachella, para penggemar mengatakan bahwa mereka relatif kurang dipromosikan oleh YG. Mereka belum memiliki banyak rilis atau penampilan di televisi.

Meski sangat terkenal, dalam 3 tahun karirnya, yakni sejak debut pada 2016, BLACKPINK baru merilis 13 lagu, ditambah sebuah kolaborasi tambahan dengan Dua Lipa dan satu lagu solo untuk Jennie.

Founder YG, Yang Hyunsuk sendiri sebelum akhirnya mengundurkan diri di tengah serangkaian penyelidikan polisi, telah mengatakan BLACKPINK akan lebih aktif pada 2019 dan tiga anggota lain akan merilis lagu solonya.

"Dalam tahun 2019, merupakan tujuan dan keinginan saya bahwa BLACKPINK membuat 2 comeback, sementara tiga anggota yang tersisa merilis lagu solo dalam urutan Rosé, Lisa, dan Jisoo," tulis Yang Hyunsuk di blog YG Entertainment Februari lalu. Dia meninggalkan YG pada bulan Juni di tengah kecurigaan berbagai tuduhan hukum terhadapnya.

Admin dari akun Twitter Radio BLACKPINK, yang mempelopori protes ini mengatakan bahwa protes ini akan terus berjalan di Seoul mulai 18 Desember.

"Kami ingin melakukan truck event bersama dengan proyek yang direncanakan lainnya, karena kami para penggemar benar-benar frustrasi dengan perlakuan BLACKPINK di bawah YG Entertainment," kata admin akun itu kepada Billboard.

"Setelah banyak diskusi dan pertimbangan, BLINK memutuskan untuk bersatu dan memperjuangkan BLACKPINK," kata pelopor protes itu.

"Kami percaya BLACKPINK memiliki potensi luar biasa yang terbuang sia-sia di bawah YG Entertainment. Sebagai penggemar, kami tidak merasa nyaman dengan situasi saat ini," tambahnya.

"YG Entertainment telah memberi kami kebohongan dan janji-janji palsu sejak grup itu debut. Dan meskipun kami tahu perusahaan memiliki artis lain untuk dikelola, manajemen BLACKPINK masih mengecewakan jika dibandingkan dengan kesuksesan luar biasa mereka," sambungnya.

Baca: MV SOLO Jennie BLACKPINK Tembus 400 Juta Kali Tayang di YouTube

"Kami, sebagai penggemar, lelah dan kecewa karena grup ini potensinya  terasa dilemahkan karena cara YG Entertainment. Tiga tahun keberadaannya, 13 lagu, tidak ada album lengkap, tidak ada promosi yang tepat, dan hanya satu comeback per tahun yang menyebalkan dan tidak dapat diterima. Karena itu, kami memutuskan untuk mengambil tindakan," tukasnya. (Lin)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com