Selasa , 31 Maret 2020

Ulah Sasaeng Bikin BTS Tertekan, Dari Terus-terusan Menelpon Hingga Diam-diam Merekam di Pesawat

22 Desember 2019 15:00 WIB


BTS (Dok. Big Hit Entertainment)

Solotrust.com - V, salah satu anggota BTS baru-baru ini mengeluhkan tentang kelakuan sasaeng. Ia mewakili BTS mengungkapkannya dalam siaran V Live.

“Sasaeng" sendiri merupakan kata dalam Bahasa Korea yang berarti kehidupan pribadi. Namun dalam dunia K-POP, kata ini mengacu pada penggemar yang begitu terobsesi terhadap idolanya.



Baca: BTS Rajai Chart Penjualan Album Korsel 2019

Penggemar itu tak segan melakukan aksi tak wajar seperti membuntuti idolanya kemanapun, sehingga mengganggu privasi yang berujung pada tekanan mental dan fisik idolanya.

Dalam siaran itu, V mendeskripsikan bagaimana lelahnya BTS karena ulah sasaeng, yang terus menginvasi ranah pribadi mereka. Mereka terpaksa bepergian menggunakan jet pribadi karena tidak punya pilihan lain. Mereka sebenarnya ingin terbang dengan penerbangan biasa, tapi takut dengan ulah sasaeng.

"Kami ingin menggunakan penerbangan reguler, tetapi karena seperti kalian semua tahu, ada banyak penggemar yang mengetahui jadwal penerbangan kami dan memesan kursi di baris di depan atau di sebelah kami. Karena kami tidak bisa mendapatkan istirahat yang layak di ruang pribadi seperti itu, itu benar-benar melelahkan," ungkap V.

Dalam video itu, V juga meminta agar mereka berhenti melakukan itu. "Tolong hentikan. Ini benar-benar menakutkan," pinta V.

Tak hanya kali ini, BTS sebelumnya telah mengalami gangguan akibat ulah sasaeng. Pada Mei 2017, Big Hit Entertainment bahkan pernah memberikan penyataan resmi terkait masalah ini.

Saat itu Big Hit mengatakan, "Selama tur BTS ke luar negeri baru-baru ini, beberapa fans secara ilegal mendapat jadwal penerbangan BTS dan naik pesawat yang sama dengan mereka. Orang-orang itu mencoba duduk di samping anggota-anggota BTS di pesawat atau melakukan aksi seperti diam-diam mengambil gambar dan merekam secara close-up".

Big Hit mengatakan bahwa BTS mengalami tekanan mental dan fisik karena fans seperti itu. Meski Big Hit sudah meminta agar aksi-aksi tersebut tidak dilakukan, namun sasaeng tetap tidak memperhatikannya.

Bahkan setelah lebih dari dua tahun, V kembali menyuarakan masalah itu, yang artinya sasaeng tetap saja melakukan hal-hal seperti itu.

Aksi sasaeng BTS lain adalah terus-terusan menelfon. Dalam siaran V Live yang dilakukan Jungkook Juni lalu, ia menerima panggilan yang dicurigai dari sasaeng.

Jungkook saat itu mengatakan ia tidak akan menerima panggilan dari nomor tidak dikenal dan mengungkapkan bahwa ia sudah kerap dihubungi sasaeng.

"Jika ini adalah (sasaeng) fans, aku akan langsung memblock nomor ini. Sebenarnya, sasaeng kerap menghubungiku. Di saat seperti ini, aku tidak ada pilihan lain selain memblock nomor-nomor itu," kata anggota termuda BTS itu.

The Korea Times pernah melakukan wawancara terkait sasaeng dengan seorang profesor psikologi di Seoul National University bernama Kwak Keum Joo, yang diunggah di laman beritanya Agustus tahun lalu. Dalam wawancara itu, sang profesor turut berbagi saran tentang apa yang harus dilakukan artis terhadap sasaeng.

“Sekarang, para selebriti harus lebih bertekad. Mereka harusnya tidak menerima semuanya dari para fans, apakah itu hadiah ataupun kasih sayang. Mereka harus menyediakan garis pedoman sebagai pembatas,” saran Kwak.

“Para idola harus mengungkapkan suara mereka jika mereka ingin ada perubahan. Itu memang membutuhkan keberanian dan bisa jadi membuat fans marah. Namun, mereka harus lebih gigih dan membuat fans mengetahui dengan jelas apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan,” tuturnya.

Selain mengungkapkannya secara terbuka seperti yang dilakukan V via siaran V Live baru-baru ini, BTS sendiri adalah artis yang sudah tidak lagi menerima hadiah dari para penggemar sejak awal tahun lalu.

Pada 24 Januari 2018, BigHit Entertainment memberikan pernyataan resmi melalui fancafe mereka bahwa para anggota BTS memutuskan tak akan lagi menerima hadiah dan hanya akan menerima surat. 

Big Hit menambahkan bahwa hanya hadiah yang dikirimkan sebelum jam 6 sore pada 30 Maret 2018 yang akan diterima BTS. Setelah 30 Maret 2018, hanya surat yang boleh dikirimkan kepada mereka.

Baca: Kolaborasi Suga BTS dan Halsey Bukti Bahasa Bukan Halangan untuk Musik

Meskipun demikian, event dukungan yang disiapkan fans untuk BTS di Korea Selatan, dalam konser global, serta fan meeting dapat diproses setelah disetujui sebelumnya. (Lin)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com