Jumat , 18 September 2020

Kakek Positif Covid-19 Ngamuk Saat Dijemput Paksa Petugas

22 April 2020 15:31 WIB


Screenshot seorang kakek positif corona harus dijemput paksa beberapa petugas berpakaian lengkap dengan alat pelindung diri (APD). (Sumber: Instagram-@fakta.indo)

Solotrust.com - Sebuah rekaman video viral di media sosial memperlihatkan seorang kakek dinyatakan positif terpapar virus corona harus dijemput paksa beberapa petugas berpakaian lengkap dengan alat pelindung diri (APD).




Rekaman video itu salah satunya diunggah akun Instagram @fakta.indo, Rabu (22/04/2020). Dalam video terlihat seorang kakek berkaos oblong putih mengenakan celana merah harus dijemput paksa petugas dari rumahnya. Ia sempat meronta ketika dibawa dan hendak menendang petugas. 

“Yang pakai APD ambil.. yang pakai APD ambil.. Awas.. awas.. awas.. hati-hati,” ucap suara yang terdengar di rekaman video dan diduga sebagai perekam.

Sang kakek pun dipaksa mengenakan masker oleh salah seorang petugas yang menggunakan APD agar tidak menularkan penyakitnya. Seusai dikenakan masker, kakek di dalam video sempat berteriak dan meronta manakala hendak dibawa masuk ke dalam mobil ambulans.

Petugas pun dengan sigap terus membawa kakek itu dan menuntunnya ke dalam mobil ambulans agar segera mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dalam caption-nya akun @fakta.indo juga menuliskan keterangan tentang rekaman video viral itu.

“Seorang kakek dengan status positif corona menolak berobat di Kelurahan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Kakek tersebut menolak berobat karena takut dikucilkan. Atas bantuan tim medis, TNI, Polri, dan perangkat kelurahan, akhirnya berhasil mengevakuasi kakek tersebut keluar dari dalam rumah,” demikian keterangan pada unggahan video.

Unggahan video kakek positif corona itu pun mendapat banyak tanggapan netizen. Tercatat, video viral ini telah disaksikan lebih dari 317 ribu kali dan mendapat 1400 lebih komentar.

“Banyaknya berita soal corona yang dikucilkan, masyarakat jadi banyak yang berpikir kena corona itu aib, padahal kan bukan keinginan mereka juga kena. Mulai sekarang sebagai orang yang masih sehat sebaiknya support (dukung-red) buat siapa pun yang sedang terkena corona biar mereka semangat sembuh,” tulis akun @dhitirta.

Penyebaran virus corona (Covid-19) dapat tertanggulangi atau terputus apabila kita bisa bekerjasama satu sama lain, baik orang yang belum tertular maupun sudah dinyatakan positif, termasuk pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pengawasan (ODP). Apabila sudah dinyatakan positif hendaknya mau bersikap kooperatif atau sadar diri karena apabila tidak segera ditangani akan membahayakan nyawa sendiri maupun orang lain.

 



(redaksi)
  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com