Selasa , 14 Juli 2020

Kelelahan, 2 Petugas Berpakaian APD Tak Kuat Angkat Peti Jenazah Pasien Covid-19

23 April 2020 03:33 WIB


Screenshot petugas dengan pakaian alat pelindung diri (APD) mencoba mengangkat peti jenazah pasien Covid-19 (Sumber: Instagram-@fakta.indo)

Solotrust.com - Sebuah rekaman video memperlihatkan para tenaga medis kelelahan menangani pasien terjangkit virus corona (Covid-19), termasuk ketika hendak memakamkan jenazah. Beberapa akun Instagram mengunggah rekaman video itu, salah satunya @fakta.indo.

Dalam video berdurasi 2 menit 54 detik terlihat dua petugas medis tampak kelelahan mengangkat peti mati berisi jenazah pasien Covid-19. Mereka tak kuat mengangkat peti setelah dikeluarkan dari dalam mobil jenazah.



“Kasihan tidak ada yang membantu,” ucap sebuah suara terdengar dari rekaman yang ditengarai sebagai perekam video.

Nggak mampu Pak, nggak mampu. Nggak kuat, dua orang lagi," suara orang-orang di sekitar tempat peti mati diturunkan.

Mereka hanya bisa berbicara dan melihat serta tidak berani membantu karena tidak memakai alat pelindung diri (APD). Akhirnya peti mati tetap diangkat kedua petugas medis, namun tidak dengan sekali angkatan. Dengan susah payah, kedua tenaga medis itu kadang mengangkat hanya beberapa meter, kemudian meletakkannya lagi hingga ke tempat pemakaman.

Dalam caption yang menyertai unggahan video dituliskan, “ Dua petugas berpakaian APD kelelahan tak kuat angkat jenazah.”

“Sebuah video viral di mana dua petugas berpakaian APD lengkap yang sedang menggotong peti jenazah terlihat kelelahan, saat akan mengantar peti tersebut ke pemakaman. Dua petugas itu menurunkan peti berisi jenazah dari mobil ambulans bertuliskan RSUD Dusun Krajan, Genteng Wetan, Kec.Genteng, Kabupaten Bayuwangi, Jawa Timur,” ungkap akun @fakta.indo.

Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, tenaga medis bekerja eksra keras menangani para pasien yang terkena virus mematikan itu. Mereka bahkan harus tetap siaga dan tak bisa pulang bertemu keluarga.

Pengorbanan yang dilakukan para tenaga medis bukanlah main-main. Mereka setiap saat bisa tertular sebab berinteraksi langsung dengan pasien positif virus corona. (dd)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com