Kamis , 4 Juni 2020

Mayday, 1.000 Buruh di Boyolali Terima Paket Sembako

2 Mei 2020 20:04 WIB


Gubernur Jateng Ganjar Pranowo serahkan paket sembako.


BOYOLALI, solotrust.com- Sebanyak 1.000 buruh di Kabupaten Boyolali yang terdampak Corona (Covid 19) atau terkena PHK maupun dirumahkan mendapatkan paket sembako berupa beras, ikan, mie instan dan minyak goreng.



Dari jumlah 3.000 buruh dalam pendataan, kini menjadi 1.000 buruh. Penyerahan paket dilakukan langsung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di halaman Kantor Disnakertrans Boyolali.

Saat ini pemerintah terus berpikir untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid 19. Setidaknya membuat mereka merasa aman dan nyaman selama sebulan ke depan dengan menyediakan paket sembako.

“Di Mayday ini, kami pikirkan nasib buruh. Apakah mereka sudah dirumahkan atau masih bekerja,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Jumat (1/5/2020) siang.  

Maka sudah disiapkan pelatihan bagi buruh yang di-PHK. Sehingga, jika nantinya mereka benar- benar tak bisa bekerja lagi, masih memiliki alternatif pekerjaan yang bisa dikerjakan untuk menopang keluarga.

“Tadi ada teman buruh yang membuat masker di rumah untuk dijual. Ada juga yang bertani, itu bagus,” kata Ganjar.

Diakui, dalam kondisi sekarang, masyarakat harus mengedepakan rasa tepo sliro, gotong royong dan peduli sesama. Meski grafik belum menurun, namun Covid 19 sudah mulai melandai.

“Mudah- mudahan kondisi segera membaik,”terang Ganjar lagi.

Untuk itulah, masyarakat harus mengubah cara pikir di mana saat ini harus hidup dengan Covid 19. Dimana hal itu tak terlalu sulit. Caranya, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Pakai masker, jaga jarak sebagai kesadaran. Naik angkot jangan berdesakan. Kalau bersin batuk, maka etikanya ya harus ditutup,” terang dia.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja (Dinkopnaker) Boyolali, M Syawaludin menambahkan, perusahaan dihadapkan kondisi sulit akibat Covid 19.

Hingga kini, jumlah buruh yang terdampak mencapai 7.476 orang. Sebanyak 1.732 buruh di-PHK dari 16 perusahaan. Kemudian yang dirumahkan sebanyak 3.703 orang.

“Karyawan yang dirumahkan ini berasal dari 5 perusahaan di Boyolali,” kata Syawal.

“Terbaru, ada perusahaan yang meliburkan karyawan. Peliburan karyawan ini bersifat sementara hingga kondisi normal. Sedikitnya ada 2.041 karyawan di 6 perusahaan yang diliburkan,” pungkasnya. (Jaka)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com