Rabu , 25 November 2020

Kisah Reuni Pamer Harta, Penjual Cincau Minder

16 Juni 2020 22:35 WIB


Ilustrasi (Pixabay)

Solotrust.com - Bertemu kembali dengan teman-teman lama semasa sekolah dalam sebuah reuni, tentu dipenuhi suasana kenangan. Menceritakan masa-masa saat di sekolah seharusnya menjadi sebuah topik pembicaraan lebih dominan ketimbang hal lainnya. Namun, sebuah postingan dari akun Facebook Nobusan baru-baru ini viral di media sosial.

"Jujur kecewa sama reuni tadi, entah kenapa pada berubah, pada bahas gaji, proyek dan lain-lain. Nggak enaknya karena di acara reuni masih ada yang belum kerja secara tetap, beda kalau sudah jadi ASN/abdi negara/supervisor, lancar banget bilang Rp12-20 juta. Belum lagi rencana beli mobil ratusan juta, walau cuma nyebut merek dan lain-lain," ungkap pemilik akun menceritakan pengalaman reuni sekolah yang jauh dari bayangannya.



"Alhasil dua orang teman yang berprofesi sebagai ojol dan jualan es cincau otomatis kena kacang alias nggak diajak riung, terutama gue yang cuma kerja serabutan. Alhasil, kami bertiga baru sepuluh menit sengaja pulang lebih awal sebab level pembicaraan sudah beda kasta," lanjut pemilik akun dalam postingannya.

Ia juga menceritakan, salah seorang teman bernama AG sampai merasa malu karena hanya sebagai penjual cincau yang penghasilannya tak lebih dari Rp50 ribu sehari, beda jauh dengan kawan-kawan reuniannya. Tak mau AG bersedih, Nobusan kemudian menghibur temannya itu bahwa siapa pun dirinya, Nobusan tetap memandang AG adalah temannya seperti zaman dahulu di masa sekolah.

Sebelum pulang, pemilik akun kemudian mengajak kedua temannya untuk makan di angkringan. Di sanalah akhirnya tiga orang itu bisa merasakan hal yang biasa diperbincangkan dalam sebuah reuni, yakni mengenang segala kekonyolan masa lalu yang tak mungkin dapat diulang kembali. (dd)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com