Selasa , 13 April 2021

Dokter Abdul Muthalib Mengaku Gemetar Suntik Presiden Jokowi

13 Januari 2021 14:12 WIB


Prof. Dr. Abdul Muthalib saat menyuntikkan vaksin covid19 buatan Sinovac ke lengan Presiden Jokowi.

JAKARTA, solotrust.com- Presiden Jokowi menjadi orang Indonesia pertama yang disuntik vaksin covid19 buatan Sinovac, Tiongkok yang digelar di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (13/1/2021) sekitar Pukul 09.00 WIB.

Jokowi disuntik oleh Prof. Dr. Abdul Muthalib, seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dokter Kepresidenan.



Dalam proses penyuntikan Jokowi, tangan Prof. Dr. Abdul Muthalib terlihat gemetar, dia mengakui cukup grogi menjadi vaksinator pertama di Indonesia terhadap kepala negara.

“Menyuntik orang pertama di Indonesia tentunya ada rasa juga, tapi masalah itu tidak menjadi halangan buat saya untuk menyuntikannya, pertamanya saja agak gemetaran, bahkan tidak ada pendarahan sama sekali di lokasi suntikannya,” kata Prof. Dr. Abdul Muthalib usai menyuntik Jokowi.

Dia menjelaskan prosedur penyuntikan ini sama dengan penyuntikan vaksin pada umumnya, yakni disuntikkan ke bagian lengan dan tidak menimbulkan rasa sakit saat disuntikkan.

“Saya dibantu perawat saya, saya gosok alkohol dulu seperti prosedur biasa dan saya suntikkan, setelah saya suntik Bapak tidak merasa sakit sedikit pun, jadi tidak ada perasaan apa-apa, saya berhasil menyuntik bapak presiden dengan tanpa rasa sakit, bapak komentarnya juga tanpa rasa sakit, alhamdulillah,” ucapnya.

Diketahui, Indonesia mulai menyuntikkan vaksin covid-19 merek CoronaVac buatan Sinovac, China, orang pertama yang akan disuntik adalah Presiden Joko Widodo.

Setelah Jokowi, Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, Menteri Luar Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Panglima TNI, Kapolri, Ketua Satgas Covid-19, Kepala BPOM juga disuntik di Istana Negara hari ini.

Disusul oleh pengurus asosiasi profesi dan key opinion leader di bidang kesehatan: Ketua IDI Daeng M Faqih, Ketua PPNI Harif Fafilah, Ketua PP IBI Emi Nurjasmi, ahli vaksin milenial Dirgayuza Rambe, Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center Agus Syamsudin, Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 M. Makky Zamzam, Najwa Shihab, Dokter Tirta, Bunga Citra Lestari, Raffi Ahmad.

Lalu tokoh agama: Ketua PBNU Marsyudi Syuhud, perwakilan Muhammadiyah, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ustaz Das’ad Latif, perwakilan organisasi Kristen, Katolik, Hindu, Buddha.

Kemudian dilanjutkan tenaga kesehatan yang berjumlah 1,3 juta orang yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia.  #teras.id

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com