WONOSOBO, solotrust.com - Menunaikan salat idulfitri di lapangan tentu saja sudah menjadi hal biasa bagi umat Islam. Namun, bagaimana rasanya apabila kita melaksanakan salat id di lapangan dengan sajian panorama indah?
Ya, hal inilah yang dirasakan sebagian masyarakat Wonosobo, Jawa Tengah. Puluhan ribu warga tumpah ruah menunaikan salat idulfitri di lapangan Desa Garung Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Senin (31/03/2025).
Sajian panorama alam indah nan menyejukkan menjadi daya tarik tersendiri, bukan hanya bagi warga sekitar, namun warga luar daerah pun turut hadir untuk mengikuti salat idulfitri di sana. Terletak di antara Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, lokasi ini menawarkan keindahan panorama alam dan kesegaran alam yang begitu syahdu.
Menurut Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalikanjar, Dusun Garung Butuh, Wachid, lokasi salat idulfitri ini berada di lereng Gunung Sumbing.
“Tempat ini mempunyai view yang indah ketika kita mengambil gambar dari posisi atas dan agak jauh, sehingga dengan view itu posisi jemaah ketika salat menjadi paduan antara prosesi ibadah dengan keindahan alam,” kata Wachid, dilansir dari laman muhammadiyah.or.id, Rabu (02/04/2025).
“Ada juga daya tarik lainnya di samping kondisi alam yang berada di lereng gunung, itu ada jalan pendakian ke Gunung Sumbing,” sambungnya.
Selain keindahan panorama alam, Wachid bilang, meningkatnya jumlah jemaah pada Idulfitri ini diperkirakan karena beberapa faktor, di antaranya media sosial dan hobi, mengingat beberapa jemaah ada yang memilih berlebaran sambil melakukan pendakian.
“Panitia dalam mempersiapkan Idulfitri kemarin bergiliran. Di sini ada tiga ranting dan untuk tahun ini giliran ranting Al Mansur yang menjadi panitia utamanya. Kami sudah menyiapkan beberapa daya dukung (selain lapangan), yaitu beberapa homestay atau penginapan,” terang dia.
Selain menyajikan keindahan panorama alam, Desa Garung yang dikenal dengan udara sejuknya juga memiliki kuliner khas yang dapat dinikmati para pengunjung, salah satunya kopi.
(and_)