Selasa , 4 Agustus 2020

Trending Tagar “Indonesia Terserah”, Tenaga Medis Mulai Menyerah Atasi Covid-19?

16 Mei 2020 13:05 WIB


enaga medis mengampanyekan frasa Indonesia Terserah di media sosial (Foto: Twitter)

 

Solotrust.com - Kasus persebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia belum juga mereda. Alih-alih stabil, jumlah pasien positif virus mematikan itu justru senantiasa meningkat dari waktu ke waktu.



Pada pekan ini, Indonesia bahkan memecahkan rekor kasus harian Covid-19, yakni bertambah hingga 689 orang. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 15 Mei 2020, jumlah kasus positif corona tembus 16.496 orang, 3.803 sembuh, dan 1.076 meninggal dunia.

Jumlah ini jelas bukanlah angka kecil. Sayangnya, di tengah lonjakan kasus corona, pemerintah justru melakukan sejumlah kelonggaran. Mulai dari mengizinkan warga di bawah usia 45 tahun beraktivitas normal, hingga membuka kembali layanan transportasi umum, meski dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kebijakan itu pun tak pelak menuai pro dan kontra masyarakat, termasuk tenaga medis yang langsung bersinggungan dengan kasus corona. Seolah putus asa dengan melunaknya sikap pemerintah terhadap Covid-19, sejumlah petugas kesehatan memilih menyerah dan mengampanyekan kata “Indonesia Terserah” di media sosial. Alih-alih berusaha mengingatkan, mereka justru mengembalikan sepenuhnya kepada masyarakat.

“Indonesia? Terserah!!! Suka-suka kalian saja,” demikian frasa yang ditulis dalam gerakan ini. Tagar alias tanda pagar Indonesia Terserah pun membanjiri lini masa Twitter sejak Jumat (15/05/2020) malam. Adapun hingga Sabtu (16/05/2020) siang, #indonesiaterserah masih berada di deretan lima besar trending topic Twitter dengan 28,5 ribu tweet.

“Pak kami rela beribadah di rumah agar wabah ini segera berlalu. Tarawih, salat jemaah, tadarrus, jumatan, dll. Tapi Anda buka bandara, banyak yang kumpul tidak social distancing. Bagaimana kami mendengar pemerintah kalau mereka tidak mendengar suara mereka sendiri? #indonesiaterserah,” keluh @ali*****an.

“Nyesek kalau liat tenaga medis yang sudah berkorban sampai sejauh, ini tapi masyarakatnya bodo amat dan nganggep biasa aja. Kaya nggak ngehargain perjuangan mereka. Kalau tenanga medis sudah bodo amat nasib kalian2 mau gimana? Hampir gila liat orang yang makin seenaknya #indonesiaterserah,” kesal @it****yd.

“#indonesiaterserah Rest In Peace PSBB Katanya perjuangan tidak ada yang sia sia, mungkin kali ini bisa dikatakan sia sia,” tulis @nof******r1.

“Nyesek banget kalau petugas medis sudah masa bodoh gini. Ada yang dibelain nggak mudik. Ada yang kena PHK. Ada yang menahan rindu karena menyelamatkan nyawa. Tapi banyak orang masa bodoh dengan itu semua. Sediihhh. #indonesiaterserah,” ujar @Kay****in.

Di lain pihak, YouTuber Jerome Polin sebelumnya sempat menyuarakan hal serupa. Dalam cuitannya, dia mengaku khawatir jika suatu saat tenaga medis memilih menyerah menghadapi wabah Covid-19 di Indonesia, sedangkan hingga kini belum ada tanda-tanda pandemi akan mereda.

Cuitan Jerome Polin itu pun langsung direspons salah seorang petugas medis. Ia mengaku menangis melihat sebagian masyarakat Indonesia masih bandel di saat banyak orang tengah berjuang menuntaskan wabah corona. (and)



(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com