Kamis , 21 Januari 2021

Minum Air Es Bikin Migrain Tambah Parah, Ini Alasanya

21 Agustus 2020 06:07 WIB


Ilustrasi.

 

JAKARTA, solotrust.com- Saat cuaca panas, tentu sangat menyegarkan menenggak segelas air es. Namun perlu diingat, berbagai riset telah membuktikan bahwa bahaya minum air es bukanlah sekadar mitos belaka.



Meski begitu, air es tidak selamanya berbahaya bagi kesehatan. Misalnya, sebuah penelitian dengan melibatkan 45 pria aktif yang secara fisik menemukan bahwa minum air dingin selama berolahraga dapat membantu mengurangi kenaikan inti tubuh. Ditambah lagi, minum air es selama berolahraga dianggap bisa mencegah suhu tubuh memanas, sehingga hasil sesi latihan akan lebih maksimal. Riset lainnya juga membuktikan, atlet sepeda yang meminum air dingin mengalami peningkatkan performa. Namun perlu diingat, air dingin yang diminum memiliki tambahan aroma mentol.

Selain melancarkan pencernaan, minum air es dipercaya mampu membantu Anda meraih berat badan ideal. Tidak hanya itu, air dingin juga dipercaya bisa membantu tubuh membakar kalori lebih banyak. Namun ingat, minum air putih saja tidak bisa menurunkan berat badan begitu saja. Berolahraga teratur dan mengonsumsi makanan sehat tetap diperlukan untuk meraih berat badan ideal.

Sebelum menenggak air es dalam gelas yang sudah ada di tangan Anda, perhatikan dulu berbagai macam bahaya minum es ini

 

1. Memperparah migrain

Sakit kepala sebelah alias migrain ternyata dapat diperparah oleh air es. Riset membuktikan, minum air es dapat memicu sakit kepala sebelah pada penderita migrain. Karenanya, jika Anda menderita migrain, hindarilah air es sebisa mungkin untuk menghambat datangnya sakit kepala sebelah yang lebih parah.

 

2. Memperburuk kondisi akalasia

Akalasia adalah kondisi yang ditandai dengan terganggunya fungsi tubuh dalam menelan makanan lewat kerongkongan. Kondisi medis ini dapat memunculkan rasa nyeri yang cukup mengganggu. Ditambah lagi, sebuah penelitian juga membuktikan bahwa minum air es dapat memperburuk gangguan ini. Bahkan, gejala nyerinya pun akan semakin terasa setelah mengonsumsi air dingin. Apabila mengalami penyakit akalasia ataupun kondisi medis yang berdampak pada kerongkongan, Anda disarankan untuk minum air hangat. Sebab, sebuah riset membuktikan bahwa air hangat dapat membantu meredakan gejalanya.

 

3. Memicu ketidakstabilan tubuh

Dalam dunia pengobatan Tiongkok kuno, minum air es dipercaya dapat mengakibatkan ketidakstabilan tubuh. Itulah sebabnya banyak hidangan khas negeri tersebut yang disajikan dengan minuman hangat, bukan air dingin. Namun klaim ini belum dibuktikan oleh penelitian ilmiah, sehingga tak dapat dipercaya sepenuhnya.

 

4. Membuat radang tenggorokan

Beberapa orang percaya bahwa bahaya minum air es ataupun makanan dingin lainnya dapat membuat tenggorokan terasa sakit atau meradang. Namun anggapan ini tidak diperkuat dengan bukti kuat, sehingga tak boleh “ditelan” mentah-mentah. Meski begitu, berbagai bahaya minum air es di atas tetap harus menjadi perhatian, khususnya jika Anda memiliki riwayat migrain atau penyakit yang berdampak pada kerongkongan seperti akasia.

 

5. Mengentalkan ingus

Pernah mendapatkan saran untuk tidak minum air es saat sedang pilek? Saran itu ada benarnya. Sebab berdasarkan temuan sebuah riset, sebanyak 15 partisipan yang minum air es mengalami pengentalan ingus atau lendir di dalam hidung. Akibatnya, ingus jadi sulit melewati saluran pernapasan untuk dikeluarkan. Sebagai perbandingan, para peneliti juga menemukan bahwa air hangat dapat membuat napas lebih “plong”. Jika Anda sedang pilek, hindarilah air es dan sebaiknya minumlah air hangat atau mengonsumsi sup hangat. #teras.id



(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com