Serba serbi

Ini 11 Objek Wisata dan Rest Area Jateng yang Jadi Titik Operasi Yustisi dan Rapid Test

Wisata & Kuliner

22 Desember 2020 10:57 WIB

Objek wisata Candi Borobudur yang menjadi salah satu titik operasi yustisi dan rapid test

SEMARANG, solotrust.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyiapkan jajarannya melaksanakan operasi yustisi dan tes antigen bagi pendatang di titik-titik peristirahatan saat libur akhir tahun. Hal itu guna mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19. Rencananya, ada sebelas lokasi yang jadi sasaran operasi dengan personel, di antaranya dari Satpol PP, polisi, TNI, dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Jawa Tengah, Budiyanto Eko Purwono mengatakan, jika mengacu jadwal dari gubernur, tercatat ada sebelas tempat, yakni di enam tempat objek wisata dan lima tempat di titik rawan kerumunan rest area sepanjang jan tol.



Objek wisata yang jadi sasaran, yakni Dieng (Kabupaten Wonosobo), Borobudur (Kabupaten Magelang), Baturaden (Banyumas), Dusun Sumilir Bandungan (Kabupaten Semarang), Prambanan (Klaten), dan Tawangmangu (Karanganyar).

Sementara rest area yang menjadi titik kegiatan di sepanjang tol adalah Rest Area 260 B di Kabupaten Tegal, Rest Area 379 di Batang, Rest Area 429 di Kabupaten Semarang, Rest Area 456 A di Kabupaten Semarang, serta Rest Area 456 B di Kabupaten Semarang.

“Kita mengerahkan personel yang mem-back up penuh di sana,” kata Budiyanto Eko Purwono, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (21/12/2020), dilansir dari Portal Resmi Provinsi Jawa Tengah, jatengprov.go.id.

Menurutnya, selain personel dari provinsi, juga ada pihak Satpol PP kabupaten/kota yang ikut terlibat dalam kegiatan yustisi dan tes antigen. Semuanya bermuara untuk menegakkan protokol kesehatan guna menghentikan penyebaran Covid-19.

“Satpol PP kabupaten atau kota juga memiliki agenda serupa. Praktis mereka mempunyai jadwal sendiri. Mengingat para Satpol PP kabupaten atau kota selain mendukung program gubernur di titik sebelas itu, juga menjalankan perintah kepala daerah masing-masing. Maka tidak heran jika kegiatan sudah ada yang berjalan di luar jadwal gubernur itu, dari 18 Desember sampai dengan 8 Januari (2021),” jelasnya.

Satpol PP Jateng, imbuh Budiyanto Eko Purwono, nantinya akan turun bersama personel dari instansi terkait lain. Personel Satpol PP Jateng yang akan dilibatkan sekira 50 orang. Di setiap tempat minimal ada personel 15 orang atau lebih.

Mereka akan bertugas mulai dari memantau hingga teknis pengamanan bersama Satpol PP kabupaten dan kota. Sementara untuk jam giat yang dilakukan, kata Budiyanto Eko Purwono, di antaranya dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga tengah malam selama libur Natal dan Tahun Baru.

“Jadi waktunya sampai di luar jam kerja. Kita gantian,” pungkas dia.

()