Rabu , 14 April 2021

Presiden Terpilih AS Joe Biden Disuntik Vaksin Covid-19

22 Desember 2020 13:31 WIB


Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden menerima dosis pertama vaksin Pfizer Covid-19 (Foto: Reuters)

Solotrust.com - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden menerima dosis pertama vaksin Pfizer Covid-19 yang disuntikkan langsung selama siaran live televisi pada Minggu (21/12/2020) waktu setempat.

Lewat suntikan pada tubuhnya, Biden mengaku ingin menunjukkan kepada warga Amerika jika vaksin aman. Politisi dari Partai Demokrat ini mengikuti jejak sejumlah tokoh politik yang juga mendapatkan suntikan, termasuk Wakil Presiden Mike Pence dan Ketua DPR Nancy Pelosi.



Pada Minggu, peluncuran vaksin kedua dimulai oleh Moderna, yang telah mendapatkan persetujuan pekan lalu. Tercatat 500 ribu lebih warga Amerika telah divaksinasi.

"Saya melakukan ini untuk menunjukkan bahwa orang harus siap ketika vaksin tersedia," kata Biden dari Newark, Delaware, di mana dia mendapat suntikan langsung yang disiarkan stasiun televisi.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," tambahnya, dikutip dari BBC, Selasa (22/12/2020).

Biden pun memuji Presiden AS Donald Trump atas kebijakannya melakukan vaksinasi. Ia menyebut pemerintahan Trump layak mendapat pujian lantaran telah meluncurkan program vaksin terhadap warga AS.

Selain Biden, sang istri Jill Biden, pada hari yang sama juga menerima dosis pertama vaksin Pfizer. Sementara Wakil Presiden terpilih Kamala Harris dan suaminya Doug Emhoff dijadwalkan baru akan menerima suntikan pertama mereka pekan depan.

Tim Biden sejauh ini telah menetapkan target 100 juta vaksinasi Covid-19 di AS selama seratus hari pertama pemerintahan di Gedung Putih.

Selama pandemi, AS telah mencatat lebih dari 18 juta kasus dan 319 ribu kematian. Presiden Donald Trump yang sempat menjalani perawatan tiga hari di rumah sakit karena terpapar virus corona pada Oktober lalu, belum mengatakan kapan dia berniat untuk menerima vaksinasi.

"Saya tidak dijadwalkan untuk mendapatkan vaksin, tetapi berharap bisa melakukannya pada waktu yang tepat," tulis Trump di Twitter pada 13 Desember 2020.

Terkait penundaan itu, beberapa penasihat mengatakan Trump masih mendapatkan proteksi dari perawatan yang dia terima untuk melawan virus tersebut. (and)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com