Kamis , 13 Mei 2021

Gledah Rumah Penyerangan Mabes Polri, Polisi Temukan Surat Wasiat ZA

01 April 2021 09:55 WIB


Surat Wasiat Tulisan ZA. (foto: dokumen istimewa)

 

JAKARTA, solotrust.com - Setelah kejadian penyerangan Markas Besar (Mabes) Polri, aparat kepolisian melakukan penggeledahan di rumah pelaku ZA yang berada di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.



Kapolri Jendral (Pol) Listyo Sigit mengungkapkan hasil penggeledahan ditemukan surat wasiat yang ditinggalkan oleh ZA untuk keluarganya. Surat itu diduga ditulis tangan langsung oleh ZA.

“Saat penggledahan di rumah ada surat wasiat dan kata-kata WA grup keluarga yang bersangkutan bahwa akan pamit.” Ungkap Kapolri saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu malam.

Dalam isi surat wasiatnya, ZA menyatakan permintaan maaf kepada keluarga dan pesan untuk anggota keluarganya.

Berikut isi pesan wasiat ZA:

“Wahai mamaku, maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga. Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT, dan jangan tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga.

Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf. Zakiah sayang banget sama mama. Tapi Allah lebih menyanyangi hamba-Nya.

Makanya Zakiah tempuh jalan ini, sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk mama dan keluarga di akhirat.

Pesan Zakiah untuk mama dan keluarga berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi allah.

Pesan berikutnya agar mama berhenti bekerja menjadi dawis (cek lagi) yang membantu kepentingan pemerintah thagut.

Pesan berikutnya untuk kaka agar di rumah cibubur juga dede dan mama ibadah kepada allah dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai ajaran islam.

Serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku punya ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak.

Allah yang akan menjamin rizki kak . Maaf ya kak , Zakiah tidak bisa membalas semua pemberian kaka.

Untuk mba leli agar memperhatikan jaga mama ya mba . Untuk bapa jangan tinggalkan ibadah shalat lima waktu . Maafin ya mba, pa kalau ada salah lisan dan lainnya. Jaga mama ayah, dede baik-baik.

Mama, ayah semua .... di samping itu adalah tingkatan amalan. Insya allah dengan karunia allah amalan jihad zakiah akan membantu memberi syafaat kepada keluarga di akhirat. Jihad adalah amalan tertinggi dalam islam.

Inti pesan Zakiah kepada mama dan keluarga adalah agar tidak mengikuti kegiatan pemilu karena orang-orang yang terpilih itu akan membuat hukum tandingan Allah bersumber Al-Quran As-Sunnah.

Demokrasi, Pancasila, UUD, pemilu berasal dari ajaran kafir yang jelas musyrik. Zakiah nasehatkan kepada mama dan keluarga agar semuanya selamat dari fitnah dunia yaitu demokrasi, pemilu, dan tidak murtad tanpa sadar.

Sekali maafkan Zakiah ma, ayah, kaka, mba leli, ka effa, dede, baim, kevin semuanya. Maafkan bila ada salah kata dan perbuatan. Semoga Allah kumpulkan kembali di surga-Nya. Amin.

 Zakiah Aini,"

Selain surat wasiat, kepolisian juga melakukan pendalaman lebih lanjut dan ditemukan ZA terpapar ideologi ISIS yang dibuktikan dari unggahan akun media sosial ZA.

 

(zend)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com