Senin , 12 April 2021

PLN Perpanjang Stimulus Listrik April-Juni 2021

7 April 2021 15:31 WIB


Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, solotrust.com - Kabar baik! PLN memperpanjang stimulus listrik sesuai keputusan pemerintah bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan bisnis, serta sosial untuk periode April hingga Juni 2021. 

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menjelaskan, stimulus ini sebagai bentuk perlindungan sosial dari pemerintah untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19.



“PLN siap mendukung dan menjalankan keputusan pemerintah untuk terus memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha dan sosial yang terdampak Covid-19. Karena sifatnya perpanjangan, saya yakin penyaluran akan berjalan lancar,” tuturnya melalui rilis yang diterima solotrust.com.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, besaran stimulus periode April hingga Juni 2021 akan diberikan separuh dari periode sebelumnya, yakni:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Adapun bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Pelanggan prabayar daya 450 tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan WhatsApp, maupun PLN Mobile. Stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik,” tambah Bob Saril.

PLN juga menekankan bagi pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri daya 450 VA pascabayar. Karena ada perubahan besaran stimulus, maka diskon langsung didapat saat melakukan pembayaran rekening listrik.

“Kami mengingatkan, khususnya kepada pelanggan 450 VA pascabayar, mulai rekening Bulan April 2021 harus kembali melakukan pembayaran. Namun tentunya dengan potongan dari stimulus sebesar 50 persen,” ucap Bob Saril.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis, dan industri. Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Sejak April 2020, pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp13,15 triliun ke 33,02 juta pelanggan. Di triwulan I (Januari-Maret 2021) pemerintah telah mengalokasikan anggaran stimulus listrik sebesar Rp4,66 triliun.

"PLN berharap hadirnya stimulus listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi Covid-19," kata Bob Saril. 

Terkait layanan stimulus, PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile. (rum)

(end2021)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com