Kamis , 4 Juni 2020

Punya Saudara Kandung Ternyata Berpengaruh Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

13 April 2020 04:01 WIB


Film Backstage akan mempertemakan kakak beradik, Sissy Priscillia dan Vanesha Prescilla. Foto: Instagram Vanesha

JAKARTA, solotrust.com- Tak sedikit orang yang berharap untuk memiliki saudara kandung. Sebab, entah wanita atau pria, kakak atau adik, seluruhnya pasti bisa mendatangkan kebahagiaan. Namun tahukah Anda bahwa bukan itu saja poin plus yang bisa didapat saat memiliki saudara kandung? Ada pula manfaat kesehatan fisik dan mental Anda yang bisa Anda rasakan.

Berikut adalah tiga dampak baik bagi kebugaran tubuh seperti dilansir dari situs Real Simple dan Psych Central.



 

1. Meningkatkan kesehatan mental

Sebuah studi yang dilakukan oleh Brigham Young University mencoba melihat kesehatan mental mereka yang memiliki saudara kandung dan anak tunggal. Dari 400 responden, ditemukan bahwa mereka yang mempunyai kakak atau adik lebih unggul.

Terlepas dari faktor gender dan usia, kesehatan mental tetap lebih baik. Hal tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan kebersamaan yang dapat membantu mengendalikan emosi, melindungi dari perasaan kesepian dan kemampuan untuk selalu berpikir positif.

 

2. Menguatkan kesehatan fisik

Selain memperhatikan kesehatan mental, memiliki saudara kandung juga dapat menguatkan kesehatan fisik Anda. Melalui survei global dari The Edelman Health Barometer pada tahun 2011, ditemukan mereka yang memiliki saudara kandung akan lebih sehat secara fisik daripada yang tidak memilikinya.

Ternyata, 43 persen gaya hidup memang ditularkan oleh anggota keluarga terdekat seperti saudara kandung. Sedangkan satu dari tiga orang di dunia sudah sadar akan pentingnya kesehatan fisik dengan berolahraga dan menjaga makan. Tak heran seseorang yang melihat saudaranya menekankan pola hidup sehat akan ikut terbawa ke hal positif ini juga.

 

3. Membantu Anda hidup lebih lama

Tahukah Anda bahwa mereka yang memiliki saudara kandung dapat mencapai usia yang lebih panjang dari mereka yang tidak? Hal tersebut didasarkan oleh penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS Medicine.

Ditemukan, rata-rata mereka yang memiliki koneksi sosial yang buruk dapat meninggal 7,5 tahun lebih awal daripada mereka yang memiliki ikatan yang kuat dengan anggota keluarga. Menurut situs Time, fenomena tersebut didukung oleh kepedulian anggota keluarga terdekat seperti saudara yang menginspirasi mereka untuk tetap merawat diri sendiri dengan lebih baik. #teras.id

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com