Minggu , 9 Agustus 2020

Terlalu! Kakek Berkursi Roda Ini Dipukul dan Dipaksa Ngemis Istrinya

26 Mei 2020 18:31 WIB


Aslan Abdullah (Instagram-@makassar_infota)

Solotrust.com - Hari Raya Idul Fitri biasanya menjadi momen menyenangkan bagi masyarakat yang merayakannya. Suasana rumah penuh keceriaan dan saling memaafkan antaranggota keluarga pastinya membuat suasana bahagia.

Namun, hal itu rupanya tak terjadi pada Aslan Abdullah. Di saat umat muslim tengah larut dalam suasana Lebaran bersama keluarga, kakek 70 tahun itu harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari agar bisa tetap bertahan hidup di Jakarta dengan kursi rodanya.



Rekaman video Aslan Abdullah diunggah akun Instagram @makassar_infota pada Senin (25/05/2020). Dalam postingannya, terlihat sang kakek duduk di kursi roda tengah ditanya seorang wanita perekam video.

"Makan nasi nggak bisa, BAB nggak bisa. Saya udah pengin mati saja. Saya nggak kuat Neng, nggak kuat hidup," ujar Aslan Abdullah.

"Jalan aja nggak kuat," lanjutnya.

Aslan Abdullah mengaku kerap mendapat kekerasan fisik dan makian dari istrinya manakala pulang tak membawa uang.

"Saya kadang-kadang nggak kuat, saya minta ya Allah, malaikat yang di atas langit turunlah. Tolonglah saya ya malaikat Izrail, cabut nyawa saya," ungkap Aslan Abdullah sambil menangis.

Ia mengaku sengaja mengemis di jalan, selain mencari nafkah, juga untuk membayar kontrakan rumah sebesar Rp500 ribu setiap bulan. Saat bertemu dengan wanita perekam video, Aslan Abdullah sudah membayar kontrakan rumah sebesar Rp300 ribu.

"Uangnya buat bayar kontrakan rumah sebulan Rp500 ribu, kurang Rp200 ribu, makanya saya cari lagi daripada diusir. Kalau diusir mau tinggal di mana?" ratapnya.

Selama mengemis di tepi jalan raya, Aslan Abdullah mengaku kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari orang lain. Tak jarang kakek yang tinggal di dekat kuburan Tanah Kusir Jakarta Selatan dimarahi dan diludahi pengguna jalan yang merasa terganggu dengan keberadaannya.

Di akhir rekaman video, wanita perekam menawari Aslan Abdullah agar mau tinggal di panti jompo. Tanpa berpikir panjang, dia pun menyetujuinya. Video Aslan Abdullah ini pun menyebar di berbagai media sosial dan banyak akun mengunggah ulang rekaman tersebut. (dd)

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah video yang memperlihatkan nasib pilu dialami seorang Kakek saat momen Idulfitri viral di media sosial, Senin, 25 Mei 2020. Dalam video tersebut, tampak kakek yang mengenakan kaos putih dan celana pendek ni duduk di kursi roda karena tak lagi berjalan. Ia disebut ditinggal keluarga saat momen lebaran dan dipaksa mengemis di jalan untuk mendapat uang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kakek tersebut bernama Aslan Abdullah (70) dan tinggal di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dalam video yang beredar, terdengar seorang wanita mewawancarai Kakek Aslan. “Makan nasi ga bisa, BAB ga bisa. Saya udah pengen mati aja. Saya ga kuat neng, ga kuat hidup,” kata Kakek Aslan saat diwawancara seorang wanita yang merekam video itu. Wanita itupun menanyakan jika misal si Kakek tak bawa uang pulang ke rumah apakah istri dan anaknya akan memukulnya atau tidak. “Jadi bapak kalau misalnya ga bawa uang ke rumah digebukin?” tanya wanita perekam video. Kakek inipun menjawab keluarganya, terutama istrinya akan mencaci maki dirinya jika tak bawa uang pulang ke rumah. “Ngata-ngatain tua, tolol, bego, gitu doang,” kata Kakek Aslan sambil menangis. “Saya kadang-kadang ga kuat, Saya minta ya Allah, malaikat yang di atas langit turunlah. Tolonglah saya ya malaikat Izrail, cabut nyawa saya,” ujar Kakek Aslan dengan suara serak. Saat ditanya wanita tersebut, apakah uang yang diperoleh Kakek Aslan dari hasil mengemis diambil oleh istrinya, sang kakek menjawab uang tersebut untuk membayar kontrakan. “Uangnya buat bayar kontrakan rumah sebulan 500.000. Kemarin saya udah bayar Rp300.000, kurang Rp200.000. Makanya saya cari lagi, daripada diusir. Kalau diusir mau tinggal di mana?” kata Kakek Aslan. Kakek Aslan juga mengaku pernah diludahi orang-orang saat dirinya mengemis di jalan. “Bapak pernah diludahin sama orang-orang yang lewat?” tanya wanita perekam video. “Iya,” jawab Kakek Aslan yang kemudian melantunkan Shalawat. Di akhir video, wanita tersebut menawarkan agar Kakek Aslan dirawat di panti jompo untuk mendapat kehidupan yang lebih baik. Wanita itupun berjanji akan rutin menengok Kakek Aslan jika nantinya ia bersedia tinggal di panti jompo. - SC: Makassar.terkini.id

Sebuah kiriman dibagikan oleh Info Kejadian Kota Makassar🔴 (@makassar_infota) pada


(redaksi)
  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com