Hard News

Menteri Kesehatan Hapus Vaksin Gotong Royong Berbayar

Nasional

9 Agustus 2021 11:17 WIB

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Biro Sekretariat Presiden)

JAKARTA, solotrust.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghapuskan ketentuan pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong berbayar untuk individu dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Permekes tersebut ditandatangani pada tanggal 28 Juli 2021.

Aturan ini merupakan perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 yang mana dalam ketentuan ini memuat aturan mengenai vaksinasi individu berbayar melalui skema Vaksinasi Gotong Royong.



“Dengan perubahan ini, maka pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tetap sama dengan mekanisme sebelumnya, yakni diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Vaksinasi Nasional COVID-19 dan Program Vaksinasi Gotong Royong melalui perusahaan,” ungkap Kementerian Kesehatan dalam rilis resmi, Senin(9/8).

Vaksinasi Gotong Royong melalui perusahaan hanya menggunakan vaksin Sinopharm dengan sasaran sekitar 7.5 juta penduduk usia diatas 18 tahun.

Sementara Program Vaksinasi Nasional Covid-19 gratis dari pemerintah menyasar lebih dari 200 juta penduduk usia di atas 12 tahun dengan menggunakan vaksin Sinovac, AstraZaneca, Moderna, Pfizer, Sinopharm dan Novavax.

(zend)