Selasa , 31 Maret 2020

Tekan Pengangguran, Pemerintah Anggarkan Kartu Pra-Kerja Rp10 Triliun

4 Februari 2020 16:35 WIB


Ilustrasi (Sumber: Kemenkeu/Storypost)

JAKARTA, solotrust.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menganggarkan program Kartu Pra-Kerja sebesar Rp10 triliun untuk target 2 juta peserta dalam APBN Tahun 2020. 

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan RI, kemenkeu.go.id, Selasa (04/02/2020), tujuan dari program Kartu Pra-Kerja adalah untuk meningkatkan produktivitas pencari kerja lewat skilling dan re-skilling. Skilling ditujukan untuk mengurangi pengangguran, terutama peserta yang baru saja lulus sekolah (fresh graduate) di mana butuh penyesuaian keahlian (skill adjustment) dengan keperluan pasar tenaga kerja, dan pembekalan vocational skill



"Sedangkan re-skilling ditujukan untuk pekerja yang sudah pernah bekerja, namun ingin alih profesi, korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau berpotensi PHK. Mereka akan dibekali vocational skill yang berbeda atau baru untuk alih profesi. Re-skilling pada akhirnya bertujuan untuk mencegah pengangguran kembali," tulis Kementerian Keuangan di laman resminya. 

Program ini memiliki kelas reguler dan online. Kelas reguler dilakukan di Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) pemerintah, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK), LPK swasta dan Pusat Pelatihan atau Training Center (TC) Industri. Dari kelas reguler ini, peserta akan mendapatkan pelatihan, sertifikat, dan insentif. Pelatihan online atau daring disediakan pihak swasta. Peserta dapat memilih jenis pelatihan melalui platform digital. Dari akses online ini, peserta akan mendapat pelatihan dan insentif.

"Baik akses reguler maupun online, Kartu Pra-Kerja tidak dicetak secara fisik, namun digital. Oleh karena itu, peserta harus mendaftarkan diri ke situs Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) www.kemnaker.go.id dengan prinsip siapa yang lebih dulu mendaftar akan dapat mengikuti pelatihan vokasi lebih awal dibandingkan yang mendaftar belakangan. Namun, Kemenaker akan menyeleksi secara online terlebih dahulu sebelum mengumumkannya di website."

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com