Minggu , 29 Maret 2020

2 WNI Positif Terkena, Presiden Tegaskan Keseriusan Pemerintah Tangani Corona

02 Maret 2020 13:59 WIB


Presiden Jokowi didampingi Seskab, Mensesneg, dan Menkes saat menyampaikan keterangan kepada pers di Beranda Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (02/03/2020). (Foto: Humas/Jay)

JAKARTA, solotrust.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pemerintah sangat serius dan ketat mengikuti protokol kesehatan dari World Health Organizations (WHO) berkaitan dengan virus corona dan juga bekerja sama dengan perwakilan WHO di Jakarta.

Menurut Presiden. begitu minggu lalu ada informasi ada orang Jepang masuk ke Indonesia, kemudian tinggal di Malaysia, dan dicek di sana ternyata positif corona, tim dari Indonesia langsung menelusuri.



”Orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa, ditelusuri dan ketemu. Sudah ditemukan, ternyata orang yang telah terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang, seorang ibu yang umurnya 64 tahun dan putrinya yang berumur 31 tahun. Dicek oleh tim kita pada posisi yang, ternyata pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Pak Menteri Kesehatan bahwa ibu ini dan putrinya positif corona,” tambahnya, dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id.

Pada kesempatan itu, presiden menegaskan pemerintah sejak awal benar-benar mempersiapkan, misalnya lebih dari seratus rumah sakit siap dengan ruang isolasi mengenai virus corona dengan standar isolasi baik.

”Kita juga memiliki peralatan yang memadai sesuai dengan standar internasional. Kita juga memiliki persiapan untuk reagen yang cukup. Kita juga memiliki tim gabungan yang ini juga tidak pernah saya sampaikan, tim gabungan TNI, Polri, dan sipil dalam penanganan ini,” jelas Jokowi.

Pada bagian akhir penjelasan, presiden menyampaikan Indonesia juga memiliki standard operating procedure (SOP) yang memiliki standar sama dengan standar-standar internasional yang ada.

”Kita juga memiliki anggaran, anggarannya ada dan ini juga diprioritaskan untuk menangani ini. Karena kalau kita tidak serius menangani ini atau dianggap tidak serius, ini sangat berbahaya karena ini memang penyakit ini perlu kita waspadai dan perlu hati-hati,” tutur Presiden di akhir pernyataannya.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com