Jumat , 10 Juli 2020

Haechan NCT Berbagi Perasaannya Terkait Fans Sasaeng

10 Juni 2020 14:03 WIB


Haechan NCT (Sumber gambar: Instagram @nct).

 

Solotrust.com - Haechan NCT membagikan perasaannya terkait fans sasaeng (fans obsesif) dalam siaran V Livenya pada 6 Juni 2020, tepat di hari ulangtahunnya.



 “Sasaeng" sendiri merupakan kata dalam Bahasa Korea yang berarti kehidupan pribadi. Namun dalam dunia K-POP, kata ini mengacu pada penggemar yang begitu terobsesi terhadap idolanya, hingga melakukan hal-hal di luar batas kewajaran seperti mengikuti idolanya kemanapun, sehingga idolanya tidak lagi memiliki privasi.

Awalnya Haechan mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dengan Cizennie (nama panggilan NCT untuk NCTzen, nama fans mereka) untuk pertama kalinya setelah sekian lama.

 “Hari ini kami pergi sebentar ke suatu tempat untuk syuting sesuatu. Dan ketika kami pergi, ada begitu banyak Cizennie di sana untuk melihat kami. Saya sangat senang melihat mereka, tetapi lebih dari itu, saya merasa dipenuhi dengan emosi yang membahagiakan. Saya pikir saya benar-benar merindukan energi Cizennie," kata Haechan.

Ia juga mengatakan, "Sudah sangat lama. Saya ingin tinggal sedikit lebih lama, tetapi saya senang bisa merasakan energi kalian lagi, bahkan jika itu hanya sesaat. Jadi saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada para penggemar yang datang hari ini."

Namun, Haechan kemudian menjadi serius ketika mengungkap bahwa ada orang-orang yang sampai menunggu di luar asrama NCT 127. Dia juga mengatakan bahwa sebetulnya ia tidak ingin mengatakan hal ini kepada banyak orang.

"Sejujurnya, menghabiskan waktu dengan penggemar sangat menyenangkan dan membuat saya bahagia. Tidak peduli bagaimana cara Anda memilih untuk mengekspresikan cinta Anda kepada kami, kami akan dengan senang hati menerimanya," katanya di awal.

Ia melanjutkan, "Tetapi, ada beberapa orang yang menunggu di luar asrama kami. Bukan hanya untuk kami bersembilan (NCT 127), tapi juga untuk asrama NCT Dream. Ini sangat menegangkan. Jujur, ini sangat sulit untuk dihadapi."

NCT sebenarnya tidak tinggal diam terkait hal ini. Haechan mengatakan mereka telah meminta mereka (fans sasaeng) secara langsung untuk tidak menunggu di luar asrama dan juga meminta bantuan orang lain, namun tidak ada yang berhasil.

 “Kami hanya ingin dapat beristirahat di asrama kami atau melakukan hal-hal seperti hang out dan makan bersama. Sulit bagi kami ketika ada orang yang membuat kami tidak nyaman seperti itu," lanjut Haechan.

Haechan kemudian berbicara langsung kepada para sasaeng,  dengan mengatakan, "Saya tahu Anda melakukannya karena Anda menyukai kami. Tidak, sebenarnya, bahkan lebih sulit untuk memahami mengapa Anda melakukan perilaku seperti ini jika Anda memang menyukai kami. Tapi itu bukan hanya kami. Tetangga kami juga banyak mengeluh kepada kami tentang hal ini, tetapi yang bisa kami lakukan hanyalah memberi tahu mereka bahwa kami menyesal atas hal itu."

Haechan juga menekankan kembali bahwa dia tidak merujuk pada sebagian besar penggemar mereka. Tidak semua penggemar berlaku seperti itu. Ia juga menjelaskan bahwa adalah hal yang membuatnya bahagia ketika penggemar NCT mendekatinya untuk menyapa atau meminta tanda tangan.

"Karena situasi yang tidak menguntungkan saat ini, kami tidak memiliki banyak kesempatan untuk melihat penggemar kami. Jadi ketika kami bertemu dengan seorang penggemar di jalan, atau jika kami pergi ke suatu tempat dan seseorang mendatangi kami dan berkata, 'Aku adalah penggemarmu,' itu benar-benar membuat kami sangat bahagia," kata Haechan.

Ia melanjutkan, "Kami tidak istimewa, dan kenyataan bahwa seseorang menyukai kami dan mendekati kami untuk berbicara terasa hebat. Dan karena mereka menyukai kami, kami ingin melakukan sesuatu untuk mereka. Jadi jika seseorang meminta tanda tangan kepada kami, kami ingin melakukannya."

Haechan berharap fans sasaeng tau jika perbuatan mereka adalah hal yang memalukan. "Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya tahu mereka masih akan datang bahkan jika saya mengatakan ini, tetapi saya berharap mereka tidak merasa senang tentang hal itu. Saya harap mereka tahu itu adalah hal yang memalukan untuk dilakukan."

Di akhir Haechan kembali mengklarifikasi bahwa tidak semua penggemar berperilaku seperti itu. Ia mengatakan, “Ini benar-benar minoritas yang sangat kecil. Bahkan ketika ada banyak dari mereka di luar, puncaknya hanya sekitar 20 orang."

Meskipun sedikit, ia tetap ingin mengatakan uneg-unegnya ini. Ia mengatakan, "Saya hanya ingin mereka tau bahwa semua anggota  berada di bawah banyak tekanan karena mereka."

Tak hanya kali ini, pada 14 Januari 2020, NCT Dream melakukan siaran V Live untuk menyapa fans mereka di seluruh dunia. Dalam tayangan itu, Jeno terlihat berkali-kali menerima panggilan ponsel dari seseorang, namun dia tidak menerimanya.

Mengetahui hal itu, Renjun terlihat marah saat melihat ponsel Jeno dan  menggelengkan kepalanya sambil menghela nafas. Pada saat itu, dia tidak mengatakan dan belum melakukan apa-apa.

Tak berselang lama, Jeno kembali menerima panggilan dari orang yang sama. Saat itu Renjun memutuskan untuk melakukan sesuatu. Ia dengan cepat mengambil ponsel Jeno dari tangannya dan berjalan keluar dari sudut kamera terlebih dahulu.

Kemudian dia menjawab panggilan itu dan berkata, "Apakah kamu akan menghentikan ini sekarang?", yang terdengar sangat marah. Setelah itu, dia menutup telepon, kembali ke tempat duduknya, seolah tidak terjadi apa-apa.

Tak hanya NCT, grup K-Pop lain juga banyak mengalami tekanan karena ulah sasaeng fans seperti BTS, GOT7 dan WANNA ONE. (Lin)



(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com