Hard News

Desalinasi Air di Pekalongan Jadi Langkah Strategis untuk Masa Depan Air Bersih

Jateng & DIY

26 Maret 2025 14:28 WIB

Program Desalinasi oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kepada warga Desa Rusuna Slamaran, Pekalongan, Selasa (25/03/2025). (Foto. Pemprov Jateng)

Solotrust.com – Pekalongan merupakan kota dikenal dengan industri batiknya, bertahun-tahun menghadapi permasalahan serius dan berdampak pada krisis ketersediaan air bersih akibat bencana yang kerap dirasakan masyarakat. Kondisi ini bisa diperburuk oleh perubahan iklim dan penggunaan lahan tanah tak sesuai fungsinya.

Mengatasi krisis ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melakukan program desalinasi air minum dengan kapasitas mesin desalinasi 4.000 liter/hari kepada 250 kepala keluarga (KK) kepada warga Desa Rusunawa Slamaran, Pekalongan, Senin (25/03/2025).



Melalui program ini, Pemprov Jateng menggunakan teknologi untuk mengubah air payau menjadi air tawar yang layak untuk diminum. Menurut Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, desalinasi di Kota Pekalongan akan menjadi program pertama. Artinya akan ada program serupa di sejumlah wilayah, seperti Demak, Rembang, dan Jepara.

Lebih dari sekadar solusi jangka pendek, program desalinasi dari pemprov dapat membawa manfaat strategis bagi masyarakat Pekalongan dalam berbagai aspek, di antaranya sebagai berikut:

- Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

Dengan desalinasi air yang memiliki kualitas kurang baik, untuk kemudian diproses menjadi air tawar sehat akan mengurangi risiko penyakit berhubungan dengan kualitas air buruk. Dengan begitu, air sehat dan bersih dapat membantu menopang kebutuan sehari-hari warg.

- Mendukung Industri dan Usaha Kecil

Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau industri kecil, ketersediaan air bersih menjadi faktor sangat penting. Proses usaha dapat berjalan efisien jika kendala akibat kualitas air buruk teratasi. Selain itu, usaha menyediakan alat pengolahan air payau bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan air bersih juga dapat berkontribusi dalam membantu ekonomi bagi pelaku usaha.

- Meningkatkan Kesadaran Pentingnya Pengelolaan Air

Mengimplementasikan teknologi desalinasi dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga dan mengelola air lebih baik. Hal ini mendorong kebijakan lingkungan berkelanjutan dengan menjaga dan melindungi kawasan pesisir.

Selain itu, gubernur Jateng menyampaikan alasan program desalinasi ini adalah untuk menyediakan air bersih siap minum, sehingga masyarakat tak perlu membeli air galon atau kemasan. Alasan kedua, mencegah penurunan permukaan tanah di wilayah Pantai Utara karena masifnya penggunaan air tanah.

Program ini bukan hanya sekadar penyediaan air bersih, namun sebagai investasi jangka panjang kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Melalui program ini, pemerintah provinsi berharap akan ada lebih banyak lagi masyarakat dapat menikmati air bersih. (Firasti Vidyasari)

*) Sumber

(and_)

Berita Terkait

Berita Lainnya