Minggu , 12 Juli 2020

Merebak Corona, Pemkab Boyolali Tak Instruksikan Sekolah Libur

17 Maret 2020 23:04 WIB


Bupati Boyolali Seno Samodro

BOYOLALI, solotrust.com- Terkait isu kasus corona saat ini, Bupati Boyolali Seno Samodro meminta kepada masyarakat untuk melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Dengan Germas tersebut untuk meningkatkan antibodi pada masing masing individu, sehingga bisa menangkal virus corona. Selain pembersihan di tempat  fasilitas umum, pihaknya juga akan menyediakan hand sanitizer (pembersih tangan).



“Obat yang paling ampuh memerangi corona adalah antibodi. Antibodi dihasilkan oleh kekebalan tubuh masing-masing. Kekebalan itu akan semakin kuat kalau dalam kondisi yang sehat,” kata Bupati, Selasa(17/3/2020) siang.

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan untuk beberapa waktu ke depan agar mengurangi intensitas bersalaman dan bersentuhan langsung. Selain itu pihaknya juga meminta terhadap masyarakat untuk melakukan cuci tangan dengan sabun, atau membawa pembersih tangan.

"Pemerintah Kabupaten Boyolali mengambil kebijakan untuk tetap mengaktifkan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang masih menjadi kewenangan Pemkab Boyolali,"ujarnya.

Meski kondisi berbeda pada sekolah berbasis madrasah yang kewenangan berada di instansi vertikal dan SMA/SMK yang kewenangan berada di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, telah mengambil kebijakan untuk meliburkan siswanya.

"Para orangtua dan siswa tetap tenang saat kegiatan sekolah berlangsung, karena pengawasan dan kontrol akan mudah dilakukan.

Yang jelas mengontrol anak-anak di sekolah itu lebih mudah daripada dia (anak-anak) di rumah sementara orangtua bekerja, tidak bisa mengontrol anak anak,” pungkasnya. (Jaka)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com