Sabtu , 8 Mei 2021

Ingat Ya! Jangan Pakai Ponsel Saat Berkendara, Bisa Kesorot Kamera E-TLE

26 Maret 2021 09:31 WIB


Ilustrasi.

JAKARTA, solotrust.com- Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menindak 5.000 pengendara mobil dan motor yang terjaring tilang elektronik atau E-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) sejak diberlakukan Selasa (23/3/2021).

"Per hari ini udah ada 5.000 sekian pelanggar dari hasil tangkapan kamera tilang elektronik," kata Kepala Unit Pelanggaran Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Barat AKP Mangku Anom di Bandung, Jawa Barat, Rabu.



Polda Jawa Barat menerapkan E-TLE di 21 titik di Kota Bandung. Mayoritas titik tersebut adalah persimpangan jalan raya yang padat.

Menurut Mangku Anom, surat tilang teguran kepada para pelanggar tengah dikirim. Surat teguran dikirimkan karena masih tahap sosialisasi sistem E-TLE, menggunakan alat kamera tilang elektrik.

Dia menjelaskan, pelanggaran lalu lintas yang paling banyak adalah pengendara mobil dan motor menerobos lampu merah. Kamera E-TLE menangkap pelaku pelanggaran lalu datanya dijadikan dasar pengiriman surat tilang.

Mangku Anom berpendapat, kamera tilang elektronik yang terpasang di persimpangan jalan cukup efektif "menangkap" pelanggar pada saat kejadian.

"Kamera kami bagus dan bisa menangkap beberapa objek pada waktu yang sama." Katanya.

Anom menerangkan bahwa surat teguran tilang bakal dikirim melalui pesan singkat (SMS) kepada nomor telepon pemilik mobil atau motor yang telah terdaftar pada sistem Kepolisian.

Menurut Anom, banyak pelanggar aturan lalu lintas juga ditegur antara lain karena pengendara mobil dan motor menggunakan ponsel. Kamera tilang elektronik atau E-TLE bisa mendeteksi pelanggaran itu. #teras.id

()

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com