SOLO, solotrust.com - Ratusan mahasiswa tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (BEM UNS) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung rektorat kampus setempat, Kamis (08/06/2023).
Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pihak rektorat terkait beberapa hal yang dirasa merugikan. Aksi bertajuk 'Jenguk Rektorat' digelar bermula dari naiknya anggaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tidak sesuai dengan golongan kemampuan setiap mahasiswa.
Diduga rektor tidak melakukan sosialisasi terhadap ekonomi mahasiswanya dan semena-mena menaikkan anggaran UKT. Selain itu tidak adanya transparansi dana anggaran tahunan.
Para mahasiswa juga meminta adanya peningkatan kualitas dan layanan terhadap mahasiswa karena sarana dan prasarana dinilai kurang memadai. Dalam aksinya, BEM UNS juga menuntut pencairan dana reward prestasi, delegasi, serta kegiatan yang dijanjikan.
Bukan itu saja, mereka juga menyerukan tuntutan jalur penerimaan mahasiswa baru karena terlalu banyak kuota untuk pendaftar mandiri.
Selain sejumlah tuntutan di atas, dalam aksi unjuk rasa yang digelar siang hari, para mahasiswa meminta pemberantasan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus agar segera diatasi dan ditindaklanjuti.
Terakhir, mereka menuntut pihak kampus segera mengevaluasi biaya pendaftaran yang dianggap terlalu mahal dan memberatkan calon mahasiswa.
Lewat sejumlah tuntutan tersebut, mahasiswa selaku penegak kebijakan kampus ingin didengar pihak rektorat dan selayaknya mendapatkan hak-haknya.
*) Reporter: Kamila/Dyah
(and_)