Pend & Budaya

Pecahkan Masalah Pertanian dan Sampah, Kelompok KKN 162 UNS Ajak Warga Widorokandang Buat Pupuk Organik Cair dan Pemilahan Sampah

Pend & Budaya

28 Agustus 2024 15:05 WIB

Mahasiswa KKN UNS Kelompok 162 menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Pertanian Berkelanjutan dan Pentingnya Pemilahan Sampah di Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo

MAGETAN, solotrust.com - Mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Sebelas Maret (KKN UNS) Kelompok 162 menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Pertanian Berkelanjutan dan Pentingnya Pemilahan Sampah di Desa Widorokandang, Kecamatan Sidorejo.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Agustus 2024, dihadiri ketua gabungan kelompok tani (Gapoktan), kelompok tani, serta anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dengan antusiasme tinggi dari peserta.



Sosialisasi menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, membahas topik relevan bagi warga pedesaan, seperti lamanya waktu dibutuhkan sampah untuk terurai dan pentingnya pemilahan sampah. Disampaikan pula praktik pembuatan pupuk cair alami berbasis bahan organik, seperti sabut kelapa, kulit pisang, akar pisang, brotowali, air beras, air kelapa, molase, EM4, daun kelor, dan daun mlanding.


Salah satu narasumber mengatakan, pupuk cair dari bahan alami menjadi solusi utama dan ramah lingkungan bagi para petani.

"Dalam hal ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian tanpa kebergantungan pada input kimia," ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoretis, namun juga melibatkan peserta dalam praktik langsung pembuatan pupuk organik cair, diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru di kalangan petani Desa Widorokandang. Hal ini sangat penting, mengingat permasalahan di bidang pertanian, termasuk pengelolaan limbah dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi tantangan utama di desa ini.


Warga desa, khususnya para petani dan ibu rumah tangga, menyambut baik acara ini dengan banyak pertanyaan terkait penerapan pertanian berkelanjutan. Mereka berharap program ini dapat dilanjutkan dan diintegrasikan dalam keseharian mereka untuk membantu mengatasi permasalahan di bidang pertanian yang menjadi salah satu isu krusial di desa.

Dengan semangat kolaboratif tinggi, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal menuju pengelolaan pertanian lebih ramah lingkungan di Widorokandang. Selain itu juga mendorong masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar melalui pengelolaan sampah secara tepat.

(and_)

Berita Terkait

Penarikan KKN Aksara UMKLA di Desa Jimbung: Kolaborasi Digitalisasi untuk Kemajuan Desa

Inovasi Limbah Bonggol Jagung jadi Briket oleh KKN UNS 232: dari Limbah Menjadi Berkah, dari Desa untuk Indonesia

Mahasiswa KKN Tematik UNS Desa Lajer Sukses Gelar Karya Produk UMKM di Expo HUT Koperasi Grobogan

Mahasiswa KKN Kelompok 196 UNS Kuatkan Literasi di Desa Krinjing Magelang

Mahasiswa KKN PPM UGM dan TP PKK Jatiyoso Canangkan Gerakan Perempuan dan Ibu Menanam Pohon di Desa Beruk

Mahasiswa KKN PPM UGM ROSANATA Tingkatkan Pertumbuhan Ternak di Desa Karangsari Jatiyoso Karanganyar

BEM UNSA Dukung UMKM Lokal, Kunjungi Usaha Nasi Jagung Bu Mar di Jatiyoso

Inovasi Limbah Bonggol Jagung jadi Briket oleh KKN UNS 232: dari Limbah Menjadi Berkah, dari Desa untuk Indonesia

Pengukuhan 19 Guru Besar UNS, Rektor: Harus Mampu Menjawab Berbagai Tantangan

Gelombang Protes Ketidakpuasan PKKMB UNS 2025, Mahasiswa Baru: Panitia Lelet!

Mahasiswa KKN Tematik UNS Desa Lajer Sukses Gelar Karya Produk UMKM di Expo HUT Koperasi Grobogan

BEM UNSA Pengabdian ke Masyarakat: Dorong Peningkatan Pendidikan, Ekonomi, dan Pariwisata Desa

Mahasiswa KKN PPM UGM dan TP PKK Jatiyoso Canangkan Gerakan Perempuan dan Ibu Menanam Pohon di Desa Beruk

Universitas Sebelas Maret Lepas 3.868 Mahasiswa KKN Periode Juli-Agustus 2025

Aksi KKN 140 UNS Mendukung Pencegahan Stunting

Tim KKN 30 UNS Optimalkan Potensi Desa Donohudan melalui Inovasi Produk Nugget Sehat dari Sawi Hijau dan Tahu

Bersama Ahli Gizi Puskesmas Gilingan, Mahasiswa KKN 248 UNS Sosialisasikan Pencegahan Stunting

Tim KKN Kelompok 255 UNS Sosialisasikan Ecoprint kepada Warga Mojosongo Solo

Inovasi Limbah Bonggol Jagung jadi Briket oleh KKN UNS 232: dari Limbah Menjadi Berkah, dari Desa untuk Indonesia

Gelombang Protes Ketidakpuasan PKKMB UNS 2025, Mahasiswa Baru: Panitia Lelet!

Mengintip Persiapan Paskibra Universitas Sebelas Maret Jelang Upacara 17 Agustus

Mahasiswa KKN Kelompok 196 UNS Kuatkan Literasi di Desa Krinjing Magelang

UNS Rayakan Dies Natalis ke-49 Bersama Masyarakat Solo di CFD Slamet Riyadi

Antusiasme Tinggi Warnai Roadshow Audition Indonesia Idol XIV di Solo

Kebon Tamantirto: Oase Hijau di Jantung Yogyakarta yang Menginspirasi

Mengolah Sampah Jadi Bernilai: KKN UNS Kelompok 162 Perkenalkan Taman Vertikal dari Botol Bekas di Widorokandang

Diduga Korupsi Rp15,8 Miliar, Kades Sidorejo Demak Dilaporkan

Mengolah Sampah Jadi Bernilai: KKN UNS Kelompok 162 Perkenalkan Taman Vertikal dari Botol Bekas di Widorokandang

Lagi, Warga Keluhkan Jalur Evakuasi Merapi yang Rusak

Berita Lainnya