Minggu , 1 November 2020

Covid di Solo Tembus 600 Orang, Disumbang Klaster Ulang Tahun dan Perkantoran

22 September 2020 10:57 WIB


Ilustrasi.

SOLO, solotrust.com- Angka pasien positif Covid-19 di kota bengawan telah menembus angka 600 orang, tepatnya 601 orang berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Solo pada Senin (22/9/2020).

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan, kasus positif bertambah 12 orang. Dimana semuanya berasal dari hasil tracing kasus sebelumnya.



“Semuanya hasil tracing atau ekor kasus, tepatnya dari empat kasus positif sebelumnya. Rinciannya, dua kasus masing-masing membawa dua ekor, kemudian satu kasus membawa satu kasus dan satu kasus membawa enam ekor,” urainya.

Adapun enam kasus baru tersebut, lanjutnya, awalnya berasal dari pasien yang berdomisili di Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres. Setelah dilakukan tracing terhadap keluarga, ternyata dua orang dinyatakan positif Covid-19. Pun juga setelah dilakukan tracing terhadap rekan kerja ditemukan ada empat yang juga terpapar.

“Ini masih terus kita tracing lagi untuk mencari apakah masih ada ekornya lagi atau tidak,” ujarnya.

Sedangkan satu kasus baru lainnya diketahui merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pariwisata (Disparta).

“Yang ini karena suaminya yang merupakan pejabat di Sukoharjo terpapar Covid. Dari sini kita juga lakukan tracing dan hari ini kita swab pegawai di Disparta dan selanjutnya kantornya kita lockdown karena otomatis yang swab kan harus karantina mandiri dulu,” urainya.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, dari penambahan kasus baru pada Senin ini, ada dua kasus yang diduga merupakan klaster ulang tahun. Hal tersebut diketahui setelah ada penelusuran dari dua pasien positif Covid-19 di dua kelurahan yang berbeda ternyata diketahui sama-sama pernah menghadiri acara ulang tahun pada awal September lalu.

“Jadi awalnya ada pasien suspek yang naik kelas dari Kelurahan Mojosongo, kemudian ada warga di Kelurahan Jayengan yang tes swab mandiri karena tahu ada temannya yang positif dan ternyata hasilnya juga positif. Setelah kita telusuri, ternyata suspek dari Mojosongo yang naik kelas ini pernah menghadiri acara ulang tahun di tempat warga di Jayengan. Karena itu, langsung kita tracing, hasilnya, kedua anak dari pasien positif di Jayengan ternyata juga terpapar. Rantai ini yang sedang kami telusuri,” urainya.

Sementara itu, dari 601 kasus kumulatif Covid-19, terdiri dari 41 orang rawat inap, 71 orang isolasi mandiri, 464 orang sembuh, dan 24 orang meninggal dunia. Sedangkan, kumulatif pasien suspek menyentuh 1.161 orang, dengan rincian 23 orang rawat inap, 1.083 orang discard dan 55 suspek meninggal dunia. (awa)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com